Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Sukabumi Sidak Pasar Palabuhanratu, Harga Ayam Tembus Rp45 Ribu

FOTO: Bupati Sukabumi H Asep Japar, saat memantau langsung kondisi pasar menjelang bulan suci ramadan.[Sumber foto: Akun medsos Pemkab Sukabumi.]

LINGKARPENA.ID | Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026, Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Forkopimcam Palabuhanratu melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok bahan pangan serta memantau stabilitas harga kebutuhan pokok yang biasanya mengalami lonjakan menjelang Ramadan.

Dalam pemantauan di lapangan, Bupati menemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas strategis, terutama daging ayam ras. Harga ayam dilaporkan mengalami kenaikan dan berada di kisaran Rp45 ribu per kilogram.

Baca juga:  Investasi Terbesar Selama Hampir 10 Tahun Terakhir, PLTA Kayan Cascade Bakal jadi Legacy Jokowi untuk Energi Bersih

“Kami memantau langsung kondisi pasar. Memang ada kenaikan pada sejumlah komoditas, khususnya daging ayam, dan ini perlu menjadi perhatian,” ujar Bupati Sukabumi.

Bupati menjelaskan, salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan harga ayam adalah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan, ditambah kebutuhan pasokan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang juga membutuhkan komoditas ayam dalam jumlah besar.

Baca juga:  Bupati Marwan Terima Audensi Komisaris Beserta Direksi PT Gaci Tawarkan Kerjasama Bidang Hortikultura

Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan persaingan permintaan di tingkat distributor, sehingga pasokan ayam di pasar menjadi terbatas dan berdampak pada lonjakan harga.

“Kebutuhan ayam saat ini bersaing dengan kebutuhan program MBG. Ketika stok terbatas sementara permintaan naik, harga ikut terdorong,” jelasnya.

Sementara itu, untuk komoditas lainnya seperti minyak goreng dan beras, Bupati menyebut harganya masih relatif terkendali meski terdapat kecenderungan fluktuasi di beberapa pedagang.

Baca juga:  Ini Jumlah Penerima BLT Minyak Goreng dan Nominalnya?

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjut Bupati, akan segera melakukan langkah antisipatif dengan memperkuat koordinasi bersama pihak terkait, termasuk Perum Bulog serta distributor bahan pangan, agar pasokan tetap aman dan harga tidak melonjak tajam menjelang Ramadan maupun Idulfitri.

“Kami akan berkoordinasi dengan Bulog dan para distributor supaya tidak terjadi lonjakan harga signifikan. Harapannya harga tetap stabil dan masyarakat tidak terbebani,” pungkasnya.

Pos terkait