LINGKARPENA.ID | Bupati Sukabumi H. Asep Japar, M.M., bersama Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E., menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi. Momentum hari kemenangan ini diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat kepedulian sosial.
Dalam pernyataannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan puncak dari perjalanan spiritual selama bulan suci Ramadan yang sarat makna dan pembelajaran.
“Sebulan lamanya kita menjalankan puasa di bulan suci Ramadan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Di dalamnya terkandung pesan moral tentang kearifan sosial, kepedulian terhadap sesama, serta rasa syukur kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat kebersamaan dalam mewujudkan Sukabumi yang lebih baik.
“Saya, Bupati Sukabumi, bersama keluarga dan segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Semoga di hari penuh kemuliaan ini kita semua ikhlas saling memaafkan serta menguatkan kebersamaan untuk mewujudkan Sukabumi Mubarakah. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas turut menyampaikan pesan kebersamaan dan ajakan untuk terus meningkatkan kualitas diri serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Idul Fitri adalah hari suci untuk saling memaafkan, meneguhkan kebersamaan, dan menegaskan kembali komitmen kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta peduli terhadap sesama,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai kekuatan bersama dalam membangun daerah.
“Mari jadikan momentum mulia ini sebagai kekuatan bersama untuk membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih maju, unggul, berbudaya, dan berkah. Binal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.
Ucapan dari kedua pimpinan daerah tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Ramadan dan Idul Fitri tidak hanya dimaknai secara spiritual, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sosial sehari-hari demi terwujudnya Sukabumi yang harmonis dan penuh keberkahan.






