Pengamanan Wisata Ujunggenteng Diperketat, Personel Gabungan Siaga 24 Jam Selama Libur Lebaran

LINGKARPENA.ID | Upaya memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 M terus dilakukan oleh personel gabungan di kawasan objek wisata Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Sejumlah titik yang dipadati pengunjung menjadi fokus pengawasan intensif dari Pos Pengamanan (Pos Pam) wisata.

 

Pos Pam gabungan yang berlokasi di Pantai Cibuaya melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI Angkatan Laut Pos Ujunggenteng, Satpol Airud Polres Sukabumi, Polsus KKP, Polsek Ciracap, Satpol PP, Syahbandar, Forkopimcam Ciracap, P2BK, serta dukungan dari Polairud Polda, BNPB, tenaga kesehatan Puskesmas Ciracap, Balawista, Pokmawas, hingga Pokdarwis.

Baca juga:  Inilah Detik-detik Kecelakaan Balap Pesisir Pantai Ujunggenteng Sukabumi

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, Pantai Cibuaya menjadi salah satu titik dengan tingkat kunjungan yang cukup tinggi. Wisatawan yang datang didominasi dari luar daerah, khususnya dari wilayah Jakarta, yang terlihat dari mayoritas kendaraan berpelat nomor “B”.

 

“Jika dilihat dari plat nomor kendaraan, didominasi huruf B. Artinya pengunjung banyak berasal dari wilayah Jakarta,” ujar Bagja, personel Satpol PP Kecamatan Ciracap, Minggu ( 22/3/2026 ).

 

Untuk mengantisipasi potensi kerawanan, personel gabungan secara bergantian melakukan monitoring ke sejumlah objek wisata di kawasan Ujunggenteng, seperti Pantai Cibuaya, Pantai Kalapacondong, Pantai Pasir Putih, hingga Pantai Ujunggenteng. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan situasi tetap kondusif di tengah lonjakan pengunjung.

Baca juga:  Lumba Lumba Terdampar Mati di Pantai Ujung Genteng Ciracap

 

Selain melakukan pengawasan, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada wisatawan agar selalu memperhatikan keselamatan, khususnya saat beraktivitas di kawasan pantai. Beberapa titik rawan telah ditandai dengan bendera merah sebagai peringatan bagi pengunjung.

 

“Dalam monitoring, kami juga memberikan imbauan kepada pengunjung agar tidak berenang di titik-titik yang sudah ditandai dengan bendera merah,” kata Serda Bambang, personel TNI AL Pos Ujunggenteng.

 

Kesiapsiagaan juga ditunjukkan oleh Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Ujunggenteng yang turut berperan dalam mendukung pengamanan di wilayah pesisir. Para nelayan disiagakan selama 24 jam untuk membantu proses evakuasi jika terjadi keadaan darurat di laut.

Baca juga:  Long Weekend, Ribuan Wisatawan Padati Pantai Selatan Sukabumi

 

“Kami dari HNSI Ujunggenteng siap siaga 24 jam. Jika terjadi hal yang tidak diinginkan, para nelayan siap diturunkan. Kami juga bersinergi dengan semua pihak untuk mendukung kelancaran pariwisata di Ujunggenteng,” ujar Ketua HNSI Ujunggenteng, Asep Jeka.

 

Dengan sinergi lintas instansi dan kesiapan berbagai unsur di lapangan, diharapkan aktivitas wisata selama libur Lebaran di kawasan Ujunggenteng dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung.

Pos terkait