LINGKARPENA.ID | Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia.
Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, di Pendopo Sukabumi, yang membahas evaluasi kinerja sekaligus rencana program kerja DPKP tahun anggaran 2026.
Kepala DPKP Kabupaten Sukabumi, Budianto, menegaskan bahwa seluruh personel tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, kendati kondisi di lapangan belum sepenuhnya ideal.
“Dalam setiap situasi darurat, kami selalu mengedepankan respons cepat dan keselamatan masyarakat. Meski dengan keterbatasan yang ada, personel kami tetap bekerja maksimal dan tidak pernah mengurangi komitmen dalam memberikan pelayanan,” ujar Budianto.
Ia mengungkapkan, sejumlah armada pemadam kebakaran saat ini mulai sering mengalami kendala teknis akibat usia pakai. Selain itu, ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) masih terbatas, sehingga belum sepenuhnya memenuhi standar keselamatan bagi petugas di lapangan.
“Beberapa peralatan penting memang masih belum kami miliki, seperti alat pengisi SCBA. Ini menjadi kebutuhan mendesak karena berkaitan langsung dengan keselamatan anggota saat bertugas,” jelasnya.
Tak hanya itu, DPKP juga masih menghadapi kekurangan peralatan penyelamatan standar untuk menangani berbagai laporan non-kebakaran, seperti evakuasi hewan liar maupun penanganan sarang tawon yang kerap dilaporkan masyarakat.
Dari sisi kelembagaan, keterbatasan juga terlihat pada jumlah posko pelayanan. Saat ini, DPKP baru memiliki 12 posko yang harus melayani 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Idealnya, dibutuhkan sekitar 25 posko agar jangkauan layanan lebih optimal.
Kekurangan personel pun menjadi tantangan tersendiri. DPKP Kabupaten Sukabumi masih membutuhkan tambahan sekitar 66 anggota guna memenuhi standar pelayanan minimal.
“Kami berharap adanya dukungan penguatan, baik dari sisi anggaran, sarana, maupun penambahan personel. Dengan dukungan tersebut, kami optimistis kualitas layanan penyelamatan bisa semakin meningkat,” tambah Budianto.
Dalam kesempatan itu, DPKP juga memaparkan berbagai inovasi layanan yang telah dikembangkan, di antaranya Damkar Cermat sebagai sistem pengaduan masyarakat secara real-time, serta Fire Visit, yakni program edukasi pemadaman kebakaran ke sekolah dan instansi.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran DPKP dan menegaskan bahwa sektor pemadam kebakaran merupakan bagian penting dari pelayanan dasar yang harus mendapat perhatian prioritas.
“Keselamatan masyarakat dan petugas adalah hal utama. Pemerintah daerah akan mendorong penguatan dukungan agar pelayanan ini semakin optimal,” ungkapnya.
DPKP Kabupaten Sukabumi pun menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan, demi memberikan perlindungan maksimal serta rasa aman bagi seluruh masyarakat.(adv).






