LINGKARPENA.ID | Akses transportasi sekaligus penggerak roda perekonomian masyarakat di wilayah terpencil Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, segera semakin baik. Pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang akan menghubungkan Desa Nangela, Desa Bangbayang, dan Desa Sirnamekar resmi dimulai melalui peletakan batu pertama (groundbreaking), Jumat (3/7/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., di Kampung Selaeurih, Desa Nangela. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah pedesaan.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Agung Ariwibowo menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis merupakan program yang menjadi perhatian pemerintah pusat dalam meningkatkan akses masyarakat di daerah yang masih sulit dijangkau.
” Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi menjadi akses penting untuk meningkatkan aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kehidupan masyarakat sehari-hari. Kami mengajak seluruh warga untuk bergotong royong agar pembangunan ini berjalan lancar dan selesai sesuai harapan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pekerjaan teknis, tetapi juga membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif masyarakat sebagai penerima manfaat.
Pemerintah Desa Nangela menyambut dimulainya pembangunan tersebut dengan penuh rasa syukur. Kepala Desa Nangela, Sudin, menyebut kehadiran jembatan gantung menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan jajaran TNI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Desa Nangela. Jembatan ini akan sangat membantu aktivitas warga sekaligus menjadi jalan menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Sudin.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong selama proses pembangunan berlangsung hingga selesai.
Jembatan Gantung Perintis tersebut dirancang memiliki panjang sekitar 100 meter dengan lebar 1,2 meter. Jembatan akan membentang di atas sungai selebar sekitar 26 meter dengan kapasitas beban hingga satu ton. Infrastruktur ini diproyeksikan melayani sekitar 560 jiwa atau 191 kepala keluarga yang tersebar di tiga desa.
Pengerjaan fisik jembatan dilaksanakan secara terpadu oleh personel Subdenzibang 022/III Sukabumi bersama Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi dalam percepatan pembangunan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 2212/Tegalbuleud Kapten Arm Herawan, S.IP., Danramil 2202/Palabuhanratu Kapten Chk Agus Hermansyah, perwakilan Kecamatan Tegalbuleud yang diwakili Kasi PMD Suhenda, unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung khidmat, tertib, dan lancar, menandai dimulainya pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu menjadi penghubung vital sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih bergaya media online dengan judul yang lebih menarik dan lead yang lebih kuat.






