DLH Sukabumi Dorong Kesadaran Warga, Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah

LINGKARPENA.ID | Upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Perubahan perilaku masyarakat dinilai menjadi bagian penting untuk menghadapi berbagai persoalan lingkungan, khususnya sampah dan kebersihan. Senin ( 3/8/2026 )

 

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi terus mendorong tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui edukasi dan penguatan partisipasi warga.

 

Plt Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Puji Widodo, AP., M.Si., mengatakan persoalan lingkungan memiliki cakupan luas sehingga penanganannya membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas hingga berbagai unsur lainnya.

Baca juga:  Petugas Pasang Police Line dan Bunyikan Alarm di Pantai Cibuaya, Ini Maksudnya

 

Menurutnya, langkah menjaga lingkungan sebaiknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Kepedulian tersebut perlu diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari, terutama dalam mengurangi dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

 

“Persoalan lingkungan tidak mungkin diselesaikan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat karena lingkungan yang kita jaga hari ini merupakan warisan untuk generasi berikutnya,” ujar Puji, Sabtu (8/8/2026).

 

Ia menjelaskan, kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan sampah, serta memilah sampah rumah tangga dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan secara konsisten.

Baca juga:  Vaksinasi: Kejar Target, Kapolsek Nagrak Turun Sasar Warga Desa

 

DLH Kabupaten Sukabumi pun terus berupaya memperkuat edukasi agar masyarakat memiliki pemahaman bahwa pengelolaan lingkungan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan semata-mata tugas petugas kebersihan maupun pemerintah daerah.

 

“Perubahan itu bisa dimulai dari rumah. Kalau setiap keluarga memiliki kepedulian dan membiasakan mengelola sampah dengan benar, dampaknya akan terasa terhadap kebersihan lingkungan secara keseluruhan,” katanya.

 

Baca juga:  Air Kopi Membawa Petaka, Dua Remaja Digelandang Polisi di Sukabumi

Puji menambahkan, sinergi dengan berbagai elemen masyarakat akan terus diperkuat. Pemerintah membutuhkan dukungan warga agar program-program lingkungan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

 

Ia berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh menjadi budaya bersama di tengah masyarakat Kabupaten Sukabumi.

 

“Yang kami harapkan bukan hanya lingkungan bersih saat ada kegiatan, tetapi kesadaran untuk menjaga kebersihan menjadi kebiasaan setiap hari. Dari kebiasaan kecil inilah kita membangun lingkungan Sukabumi yang lebih sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (adv)

Pos terkait