LINGKARPENA.ID | Menikah bukan hanya tentang kesiapan mengucapkan janji, tetapi juga tentang kesiapan membangun kehidupan keluarga dalam jangka panjang. Hal tersebut menjadi perhatian Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dalduk Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, melalui kolaborasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cibitung dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin).
Kegiatan yang berlangsung di Aula KUA Kecamatan Cibitung, Rabu (9/9/2026), tersebut diikuti calon pengantin sebagai bagian dari pembekalan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
Bimwin tidak hanya diarahkan pada persoalan kesiapan mental dan spiritual. Para calon pengantin juga mendapatkan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan kehamilan, hingga keluarga berencana (KB).
Kepala UPTD Dalduk Kecamatan Cibitung, Irma Puspayani, mengatakan pembekalan tersebut penting diberikan sejak sebelum pasangan memasuki kehidupan pernikahan.
“Bimbingan ini salah satunya memberikan edukasi atau konseling kepada calon pengantin mengenai kesehatan reproduksi, termasuk pemahaman tentang alat kontrasepsi dan perencanaan keluarga berencana,” ujar Irma.
Menurutnya, pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu pasangan menentukan langkah yang tepat dalam merencanakan kehidupan keluarga, termasuk kapan memiliki anak dan bagaimana menjaga kesehatan ibu maupun calon anak.
Irma menambahkan, perencanaan keluarga tidak seharusnya baru dibicarakan setelah pasangan menikah. Pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dan KB justru perlu diberikan sejak masa persiapan pernikahan.
“Harapannya, calon pengantin sudah memiliki pengetahuan yang cukup sehingga setelah menikah mereka dapat merencanakan keluarga dengan baik, menjaga kesehatan reproduksi, serta mempersiapkan kehamilan secara lebih sehat,” jelasnya.
Kolaborasi antara UPTD Dalduk dan KUA Kecamatan Cibitung menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang berkualitas dari tahap paling awal. KUA memiliki peran dalam memberikan pembinaan kehidupan berumah tangga, sementara UPTD Dalduk memperkuat aspek kependudukan, kesehatan reproduksi, serta perencanaan keluarga.
Melalui sinergi tersebut, calon pengantin diharapkan tidak hanya memahami hak dan kewajiban dalam kehidupan rumah tangga, tetapi juga memiliki wawasan mengenai kondisi kesehatan yang perlu diperhatikan sebelum merencanakan kehamilan.
Edukasi tersebut sekaligus menjadi langkah preventif untuk menekan berbagai risiko yang dapat muncul akibat kurangnya pengetahuan pasangan mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan kehamilan.
Di sisi lain, kesiapan membangun keluarga juga mencakup aspek psikologis, sosial, ekonomi dan spiritual. Karena itu, Bimwin menjadi ruang bagi calon pengantin untuk mempersiapkan diri secara lebih menyeluruh sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
UPTD Dalduk Kecamatan Cibitung berharap kegiatan serupa dapat terus diperkuat melalui kerja sama lintas sektor. Dengan pembekalan yang diberikan sejak sebelum menikah, pasangan diharapkan mampu membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan memiliki perencanaan kehidupan yang matang.
Pada akhirnya, keluarga yang berkualitas tidak hanya dibangun setelah pernikahan berlangsung. Proses tersebut dimulai sejak pasangan mempersiapkan diri, memahami kesehatan reproduksi, merencanakan keluarga, serta menyadari tanggung jawab dalam menghadirkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Caption : Kepala UPTD Dalduk Kecamatan Cibitung memberikan pembekalan kepada calon pengantin

![WhatsApp Image 2026-10-28 at 17.16.21 Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, bertindak sebagai pembina upacara yang digelar di Alun-alun Palabuhanratu, Rabu (28/10/26).[Foto: ist]](https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-28-at-17.16.21-200x112.jpeg?v=1793199312)




