Rumah Sekaligus Pesantren di Surade Terbakar Saat Ditinggal Mengaji, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

LINGKARPENA.ID | Kebakaran melanda sebuah rumah tinggal yang sekaligus digunakan sebagai tempat pesantren di Kampung Cisuren, RT 03/06, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/9/2026) malam.

 

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.46 WIB. Saat kejadian, bangunan dalam kondisi kosong karena penghuni dan sejumlah aktivitas pesantren sedang berada di masjid untuk melaksanakan kegiatan mengaji.

 

Danpos Damkar Surade, Widi Sukardi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 19.46 WIB dan langsung mengerahkan petugas dari Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Surade menuju lokasi.

Baca juga:  Anwar Warga Surade Klarifikasi Soal Akun Atep Romli

 

“Setelah menerima laporan, petugas langsung berangkat dan tiba di lokasi sekitar pukul 19.54 WIB. Bangunan yang terbakar merupakan rumah tinggal yang juga digunakan sebagai pesantren,” ujar Widi.

 

Bangunan milik Ustadz Cece tersebut memiliki ukuran sekitar 10 x 14 meter. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, bangunan mengalami kerusakan akibat kebakaran dengan nilai kerugian sementara ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.

Baca juga:  Pokdarwis Minajaya Siap Hadirkan Paket Kumplit untuk Wisatawan

 

Widi menyebut penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Petugas masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam serta mencegah terjadinya kebakaran susulan.

 

“Untuk penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui. Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal untuk mengaji di masjid,” jelasnya.

 

Ia mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

 

“Kami mengimbau masyarakat sebelum meninggalkan rumah agar memastikan kompor sudah dimatikan, peralatan listrik yang tidak diperlukan dicabut, dan sumber api lainnya benar-benar aman. Jangan meninggalkan rumah dalam kondisi masih ada peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” kata Widi.

Baca juga:  Banjir Rendam Rumah Warga di Kota Sukabumi

 

Menurutnya, kewaspadaan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran, terlebih pada bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus tempat kegiatan masyarakat.

 

“Kalau terjadi keadaan darurat, segera laporkan kepada petugas pemadam kebakaran agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” pungkasnya. (adv)

 

Pos terkait