Anang Janur Serap Aspirasi Warga Mekarjaya, Infrastruktur dan Rutilahu Jadi Sorotan

Anang Janur anggota dewan dari PDI Perjuangan Dapil VI Sukabumi, saat menggelar Reses ke-III di Desa Mekarjaya Kecamatan Ciemas untuk menyerap aspirasi warga.[Foto: ist]

SUKABUMI – Perbaikan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat menjadi sejumlah aspirasi yang mengemuka dalam kegiatan Reses Ketiga DPRD Kabupaten Sukabumi Tahun Sidang 2026 yang digelar anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Anang Janur, S.Pd., di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Jampangkulon, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Sukabumi.

Reses dihadiri Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Mekarjaya Dahlan, serta puluhan warga yang terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kelompok majelis taklim, kader PDI Perjuangan, dan berbagai unsur masyarakat setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Anang menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda rutin kedewanan, melainkan bagian penting dari tanggung jawab anggota legislatif untuk memastikan suara masyarakat tersampaikan dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat di tingkat desa harus menjadi perhatian serius agar kebijakan pembangunan yang dirumuskan pemerintah benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi warga.

“Reses ini merupakan kesempatan bagi saya untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Saya ingin mengetahui secara nyata persoalan yang dihadapi warga, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi keluarga,” ujar Anang.

Ia menjelaskan, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dihimpun dan menjadi bahan penyusunan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan dan pembahasan anggaran bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Dandim 0607 Kota Sukabumi Pantau TPS Bareng Forkopimda

Anang pun mengajak masyarakat agar tidak ragu menyampaikan usulan maupun keluhan yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan di lingkungannya.

“Silakan sampaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kalau jalan perlu diperbaiki, pelayanan kesehatan perlu ditingkatkan, anak-anak membutuhkan bantuan pendidikan, semuanya harus disampaikan. Tugas saya adalah menampung, mencatat, dan memperjuangkan aspirasi tersebut sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Infrastruktur dan Pelayanan Dasar Jadi Perhatian

Dalam sesi dialog, persoalan infrastruktur menjadi salah satu isu yang paling banyak mendapat perhatian. Warga menyampaikan kondisi jalan desa dan jalan lingkungan yang membutuhkan perbaikan untuk menunjang mobilitas masyarakat serta memperlancar aktivitas perekonomian.

Perbaikan jalan dinilai semakin mendesak, terutama ketika memasuki musim penghujan yang berpotensi menghambat aktivitas warga apabila kondisi infrastruktur tidak memadai.

Selain itu, masyarakat berharap adanya peningkatan pelayanan kesehatan melalui penguatan fasilitas posyandu serta perbaikan sarana Puskesmas Pembantu (Pustu).

Di sektor pendidikan, warga mengusulkan perhatian lebih terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya melalui dukungan program beasiswa agar mereka dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala persoalan ekonomi.

Sementara itu, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga, sejumlah perwakilan perempuan menyampaikan usulan mengenai pelatihan keterampilan, dukungan permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penguatan kelompok wanita tani (KWT).

Baca juga:  Inilah Sosok Putri Tabah Sugito Calon DPRD Dapil IV Kab Sukabumi di Mata Ibu-ibu

Berbagai usulan tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi berbasis masyarakat.

Menanggapi hal itu, Anang menyebut pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi sebagai sektor yang saling berkaitan dalam mendorong kemajuan wilayah.

“Infrastruktur yang baik akan memperlancar aktivitas masyarakat dan menggerakkan perekonomian. Pelayanan kesehatan dan pendidikan juga harus mendapat perhatian karena menyangkut kebutuhan dasar warga. Di sisi lain, UMKM, kelompok wanita tani, dan pemberdayaan perempuan perlu diperkuat agar masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraannya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setiap aspirasi yang diterima akan menjadi bahan perjuangan sesuai skala prioritas, kewenangan pemerintah daerah, serta kemampuan anggaran yang tersedia.

Kades Mekarjaya Apresiasi Kehadiran Wakil Rakyat

Kepala Desa Mekarjaya, Dahlan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berdialog langsung dengan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi.

Ia berharap pertemuan tersebut menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemerintah kabupaten, khususnya dalam memperjuangkan kebutuhan pembangunan yang belum terpenuhi.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Mekarjaya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Anang Janur yang telah hadir dan mendengarkan langsung aspirasi warga. Kami berharap berbagai usulan, terutama terkait infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, dapat dibawa serta diperjuangkan di tingkat kabupaten,” tutur Dahlan.

Baca juga:  Politisi PDIP Jabar, H. Muhammaad Jaenudin Gelar Reses di Surade Sukabumi

Menurutnya, dukungan dari legislatif sangat dibutuhkan agar berbagai kebutuhan pembangunan di tingkat desa dapat memperoleh perhatian dalam penyusunan program pemerintah daerah.

Anang menegaskan, perjuangan terhadap aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti setelah kegiatan reses selesai. Diperlukan komunikasi dan koordinasi berkelanjutan antara anggota DPRD, pemerintah desa, serta perangkat daerah terkait agar usulan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti.

“Saya ingin aspirasi masyarakat Mekarjaya ini tidak hanya berhenti sebagai catatan dalam kegiatan reses. Saya akan berupaya mengawal dan mengomunikasikannya dengan pihak terkait agar usulan yang menjadi prioritas dapat diperjuangkan melalui proses perencanaan dan penganggaran daerah,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata serta sesuai kebutuhan warga.

Sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil VI, Anang menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan yang berpihak kepada masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.

“Harapan kita, pembangunan bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat. Karena itu, saya mengajak pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk terus berkomunikasi dan menyampaikan kebutuhan yang benar-benar menjadi prioritas. Aspirasi masyarakat harus kita kawal bersama agar bisa ditindaklanjuti dan memberikan manfaat nyata,” pungkasnya.

Kegiatan reses berlangsung interaktif melalui dialog dan tanya jawab. Sejumlah aspirasi juga disampaikan secara tertulis untuk menjadi bahan tindak lanjut dalam pembahasan program pembangunan daerah.(adv).

Pos terkait