SUKABUMI – PT BPR Sukabumi (Perseroda) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui inovasi berbasis teknologi. Salah satu langkah yang dilakukan yakni meluncurkan aplikasi Sistem Online BPR Aman Bertransaksi (SOBAT), yang diharapkan mampu menghadirkan layanan transaksi perbankan lebih mudah, praktis, dan transparan bagi nasabah.
Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, di The Uluwatu Gallery, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 BPR milik Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Ketua Dewan Komisaris PT BPR Sukabumi (Perseroda) H. Ade Suryaman, Direktur Utama PT BPR Sukabumi (Perseroda) Udung, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar mengapresiasi peluncuran aplikasi SOBAT sebagai langkah adaptif menghadapi perkembangan teknologi digital di sektor jasa keuangan. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kenyamanan nasabah sekaligus memperkuat daya saing perusahaan daerah.
“Saya menyambut baik inovasi ini sebagai bentuk adaptasi. PT BPR Sukabumi (Perseroda) harus bisa mengimbangi perkembangan digitalisasi,” ujar Asep Japar.
Ia menegaskan, kehadiran aplikasi tersebut perlu diikuti dengan sosialisasi secara luas agar masyarakat, khususnya nasabah BPR Sukabumi, dapat memahami dan memanfaatkan layanan digital yang tersedia.
Bupati juga mendorong agar aplikasi SOBAT digunakan secara optimal sehingga berbagai kebutuhan transaksi perbankan dapat dilakukan dengan lebih mudah.
“Harus disosialisasikan. Menabung hingga transaksi apa pun bisa lewat aplikasi ini. Kita semua harus menggunakannya juga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan BPR Sukabumi agar tumbuh menjadi lembaga keuangan daerah yang semakin kuat dan mampu memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Asep Japar menjelaskan, perubahan bentuk badan hukum dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi PT BPR Sukabumi (Perseroda) merupakan salah satu langkah untuk membuka ruang pengembangan usaha yang lebih luas.
“Saya dengan Pak Wabup berkomitmen agar BPR ini bisa semakin besar. Perubahan menjadi PT ini untuk memberikan kesempatan bagi BPR supaya lebih maju dan berkembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Komisaris PT BPR Sukabumi (Perseroda), H. Ade Suryaman, menyebut transformasi kelembagaan dan peluncuran inovasi digital tersebut sebagai momentum penting bagi perusahaan.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa perubahan tersebut harus diiringi kerja bersama dan komitmen seluruh pihak untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
“Ini menjadi suatu kebanggaan. Namun, menjadi PR juga untuk memajukan BPR Sukabumi. Mari bergerak bersama untuk memajukan BPR Sukabumi,” katanya.
Di sisi lain, Direktur Utama PT BPR Sukabumi (Perseroda), Udung, mengatakan pengembangan aplikasi SOBAT ditujukan untuk memperluas akses pelayanan bagi nasabah. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat melakukan transaksi tanpa harus selalu datang langsung ke kantor pelayanan.
“Dengan aplikasi ini, nasabah bisa transaksi di mana pun,” ujarnya.
Selain mengembangkan layanan perbankan digital, BPR Sukabumi juga berupaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, perusahaan turut melaksanakan pembagian sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Peluncuran SOBAT pada usia ke-22 tahun BPR Sukabumi diharapkan menjadi langkah baru dalam memperkuat pelayanan, meningkatkan kepercayaan nasabah, serta mendorong perusahaan daerah tersebut agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di era digital.






