Ridwan Kamil Panggil 10 Kepala Daerah, Ada Apa?

Sejumlah Kepala Daerah saat berkumpul memenuhi panggilan Ridwan Kamil di Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Bupati Sukabumi, Marwan Hamami bersama puluhan kepala Daerah tingkat II di Jawa Barat, berkumpul di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, (09/08/2023).

Kepala Daerah berkumpul dalam kegiatan Forum Komunikasi Pembangunan Daerah (Kopdar) Jawa Barat Tahun 2023 yang digagas Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Dalam kegiatan tersebut, Ridwan Kamil membahas berbagai keberhasilan pembangunan di Jawa Barat. Hal itu termasuk kesiapan menjelang penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

Ridwan Kamil mengatakan, sejumlah pembangunan di Jawa Barat relatif berhasil selama beberapa tahun ini. Bahkan sejumlah capaiannya, dapat mengungguli daerah lain di Indonesia.

“Dari sisi investasi yang masuk, kita ini terbaik di Indonesia. Termasuk dari pembangunan desa. Dari 1000 desa yang masuk kategori tertinggal/sangat tertinggal, selama empat tahun menjadi nol,” ungkapnya.

Baca juga:  Monev Pembangunan Wilayah Selatan, Wabup: Memenuhi Standar dan Kategori Aman

Pembangunan yang baik ini, berkat kondusifitas yang baik di Jawa Barat. Hal itu terjadi berkat kerja bupati/wali kota.

“Kondusiftas menjadi dasar pembangunan pesat di Jawa Barat,” ucapnya.

Berkaitan kondusifitas ini pula, pria yang akrab disapa Kang Emil ini meminta bupati/wali kota tetap menjaganya. Apalagi, menjelang perhelatan pemilu dan pilkada serentak 2024.

“Mari lakukan langkah-langkah preventif dan preemtif dalam menjaga kondusifitas. Pemilu 2024 harus kondusif dan sukses. Baik dari sisi penyelenggaraan, administrasi, dan hasilnya,” ungkapnya.

Berkaitan anggaran Pemilu 2024, Pemprov Jabar telah menggelontorkan uang yang relatif besar. Hal itu agar anggaran di daerah tidak banyak yang terserap untuk pemilu.

Baca juga:  Bupati Sukabumi Hadiri Paripurna Raperda Perubahan APBD 2023

“Kami berikan porsi besar untuk pemilu, sehingga dserah tinggal menambah sisa anggaran untuk penyelenggaraan pemilu 2024,” terangnya

Dalam kesempatan tersebut, Kang Emil pun berpamitan kepada para kepala daerah. Mengingat, Kopdar ini merupakan yang terakhir baginya di periode kepemimpinannya saat ini.

“Ini Kopdar terakhir. Kami memohon maaf selama lima tahun kurang maksimal dalam memimpin Jawa Barat,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, penggelontoran anggaran yang relatif besar dari Provinsi Jawa Barat ntuk pemilu 2024, dapat meringankan daerah. Terutama dari sisi pembangunan di daerah.

Baca juga:  Wagub Jabar Imbau Kontraktor Tidak Beli Material Hasil Tambang Ilegal: Karena Bisa Dianggap Penadah

“Anggaran yang digelontorkan oleh provinsi untuk pemilu, membantu kami dan membuat pembangunan di daerah tidak terganggu,” bebernya.

Berkaitan kondusifitas pun lanjut Marwan dirinya akan berupaya semaksimal mungkin. Sehingga, penyelenggaraan pemilu berjalan aman dan lancar.

“Kita akan maksimalkan untuk menjaga kondusifitas di daerah. Meskipun, selama ini Sukabumi selalu kondusif,” imbuhnya.

Selain itu, kegiatan Kopdar ini menjadi yang terakhir bersama Ridwan Kamil. Marwan berharap, penerusnya bisa melanjutkan kebaikan. Sehingga Jawa Barat semakin juara.

“Kami berharap, koordinasi ke depan tetap berjalan baik. Termasuk Pj Gubernur nantinya dapat melanjutkan pembangunan yang telah dirintis pak gubernur,” pungkasnya.**

Pos terkait