Anwar Warga Surade Klarifikasi Soal Akun Atep Romli

LINGKARPENA.ID | Anwar Satibi, warga Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi meradang gegara Poto dirinya dicutat akun Facebook Atep Romli.

Foto tersebut memicu salah penafsiran publik setelah Atep Romli menulis status yang dianggap menodai profesi pahlawan tanpa tanda jasa (guru).

Anwar Satibi menjelaskan, bahwa foto dirinya diambil tanpa seijinya dan di-posting di media sosial Facebook bersama komentar negatif yang ditujukan kepada para guru.

Menurut Anwar, apa yang di-posting Atep Romli kurang pantas dan bahasanya tidak menyenangkan bagi para guru.

Lebih lanjut kata Anwar, yang membuat dirinya kecewa dan merasa keberatannya adalah foto dirinya bersama Asep Japar juga ikut di-posting. Menurutnya, adanya postingan itu seolah olah saya bagian dari tim Atep Romli yang tak senang terhadap guru.

Baca juga:  Warga Harapkan Jalan Masuk Terminal Surade Diperbaiki

“Saya sangat menghormati profesi guru, dan saya sangat dirugikan dengan postingan itu,” jelas Anwar dalam video yang beredar, Jumat (17/05) kemarin.

Dijelaskan Anwar, foto profil akun Atep Romli bukanlah dirinya, namun Atep Romli telah mengunggah foto Anwar dalam postingannya.

“Saya punya bukti berupa screenshot yang menunjukkan foto saya diposting oleh Atep Romli,” tambahnya.

Akibat postingan tersebut kini Anwar banyak menerima telepon dan komentar negatif dari masyarakat termasuk beberapa tokoh Pajampangan terkenal.

Baca juga:  Mungkinkah Harimau Jawa ada di Desa Cipeundeuy Surade Sukabumi?

“Banyak yang nelpon dan komen tidak enak setelah postingan itu, termasuk dari BPKB Banten dan ketua umum organisasi saya. Mereka semua meminta klarifikasi karena nama saya jadi terseret dalam masalah ini,” ungkap Awang kepada lingkarpena.

Akibat fotonya di-posting akun Atep Romli, Anwar merasa dirugikan secara mental dan reputasi. Oleh karenanya Anwar membuat klarifikasi dan menyatakan tindakan yang dilakukan Atep Romli salah.

“Saya sangat tidak setuju dan sangat murka. Bagaimanapun juga, guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Saya bisa membaca dan menulis berkat guru. Jadi, ketika Atep membuat postingan seperti itu, jelas saya tidak terima,” tegasnya.

Baca juga:  Kecamatan Surade Siap Ikuti Kejuaraan Tarkam

Diakui Anwar, meskipun dirinya ada tali persaudaraan dengan Atep Romli ia tetap menyatakan tidak setuju dan mengecam keras apa yang dilakukan Atep Romli.

Diberitakan sebelumnya, Atep Romli dalam postingannya menyalahkan guru atas kejadian kecelakaan maut seperti yang terjadi pada rombongan SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Subang, Jawa Barat.

Apa yang dilakukan Atep Romli membuat reaksi keluarga besar guru, dan PGRI Kabupaten Sukabumi pun melaporkan akun atas nama Atep Romli ini ke Mapolres Sukabumi.

Pos terkait