Bappelitbangda Sosialisasikan Perbup Nomor 13 Tahun 2024, Begini Kata Bupati

H. Marwan pun menyaksiskan prosesi penandatangaan kerjasama antara Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi dengan UMMI dan Universitas Nusa Putra.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sukabumi menyosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 13 tahun 2024 tentang Tata Kelola Inovasi Daerah kepada sejumlah perangkat daerah dan kecamatan, Selasa, 23 April 2024.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Hotel Augusta Cikukulu tersebut, dibuka secara langsung oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Dalam arahannya,H. Marwan mengatakan, perbup tersebut sangat diperlukan di Kabupaten Sukabumi. Hal itu untuk terus mengembangkan potensi yang ada di daerah terluas kedua se Jawa-Bali ini.

“Kita memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa. Melalui inovasi, potensi yang luar biasa ini bisa semakin dikembangkan dan akhirnya dapat menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  Roadshow Mancing Bersama Bakti PU ke 78 di Situ Cisuba Cikidang

Berkaitan inovasi sendiri, perlu dibuat peraturan. Hal itu agar berbagai inovasi yang dibuat tidak melenceng dari yang diharapkan ataupun potensi suatu wilayah.

“Tanpa penelaahan, riset, dan keinginan berinovasi, akan sulit memaksimalkan potensi yang ada,” ucapnya.

Selain itu, penerbitan perbup ini untuk memperkuat kebijakan Pemkab Sukabumi. Sehingga, dapat meningkatkan kualitas kebijakan yang diambil pemerintah.

“Melalui perbup ini, diharapkan semua pihak dapat mengambil bagian penting dalam upaya pengembangan ekosistem inovasi daerah,” ungkapnya.

Tak hanya itu saja, H. Marwan pun meminta dukungan lembaga riset seperti perguruan tinggi. Hal itu sebagai upaya pengembangan ekosistem riset dan inovasi di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Pemdes Sirnaresmi Dukung Pemerintah dan Implementasikan Inisiasi Program SCG Aku Suka Ikan di Kabupaten Sukabumi

“Kami berharap, kegiatan riset dan inovasi yang dilakukan secara rutin oleh perguruan tinggi dapat diarahkan untuk membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi Aep Majmudin mengatakan, pemerintah daerah ingin meningkatkan budaya inovasi dan kreatif. Hal itu demi akselerasi pembangunan yang lebih baik lagi.

“Kami ingin ke depannya memberikan berbagai pilihan kebijakan yang lebih tepat untuk menyelesaikan berbagai persoalan. Hal itu tentu saja, lewat berbagai inovasi yang tercipta,” bebernya.

Maka dari itu, dalam sosialisasi perbup ini, dikukuhkan tim pamong inovasi. Mereka terdiri dari aparatur di perangkat daerah hingga kecamatan.

Baca juga:  Smart Elok dan Portal Origin Dihadirkan untuk Memudahkan Pengelolaan Pendapatan Daerah

“Selain tim pamong, kami juga meluncurkan berbagai inovasi termasuk bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi,” terangnya.

Maka dalam kesempatan tersebut, H. Marwan pun mengukuhkan Tim Pamong Inovasi. Hal itu sekaligus meluncurkan inovasi Jejaring Kerjasama Riset dan Inovasi Sukabumi (Jemari Sukabumi) serta Informasi Pengembangan Riset dan Inovasi Sukabumi (Inspirasi Sukabumi).

Tak hanya itu saja, H. Marwan pun menyaksiskan prosesi penandatangaan kerjasama antara Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi dengan UMMI dan Universitas Nusa Putra.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan talkshow yang menampilkan pemateri dari BRIN, Kemendagri, hingga Bappeda Jawa Barat.

Pos terkait