Bermaksud Menolong Anaknya, Sang Ibu Terbawa Banjir, ini yang Terjadi

Koandisi warga Parungkuda hanyut saat menyelamatkan anaknya. Beruntung segera tertolong oleh warga setempat.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Iis Aisah 47 tahun, warga Kampung Sukasirna, RT 01/05 Desa/Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, berjuang melawan derasnya banjir guna menyelamatkan anaknya pada Sabtu 5 November 2022 kemarin.

Saat itu di Kampung Sukasirna terjadi banjir setelah diguyur hujan deras sejak siang, sehingga menyebabkan banjir di kawasan kampung tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media melalui laporan tertulis petugas penanggulangan bencana kecamatan (p2bk) Parungkuda, Mochamad Ramdan yang disampaikan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, sang ibu tersebut hanyut saat menolong anaknya.

Baca juga:  DKUKM Sukabumi Dorong UMKM Bumdes Parungkuda Pahami Legalitas Usaha
Bu Iis Asiah selamat dari mau kondisinya terbaring lemaht.| Foto: Istimewa

“Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Bu Iis Aisah itu bermaksud untuk menyelamatkan anaknya. Namun dia malah terbawa arus banjir,” terang M Ramdan, dalam keteranganannya.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera turun tangan seraca beramai-ramai untuk menyelamatkan sang Ibu yang hanyut saat menyelamatkan anaknya itu.

Baca juga:  GMNI Gandeng KPID Jabar, Literasi Media Wujud Peralihan TV Analog Ke Digital

“Alhamdulillah Bu Iis Asiah dan anaknya berhasil diselamatkan oleh warga setempat. Keduanya selamat dari banjir. Beruntung saat itu diketahui oleh warga. Jika tidak terselamatkan warga entah bagaimana nasibnya,” sambung Ramdan.

Petugas beserta unsur muspika dan relawan serta, organisasi kemasyarakatan turut meninjau lokasi dimana sang ibu itu berhasil diselamatkan oleh warga.

Baca juga:  Tak Pandai Berenang, Pelajar di Sukabumi Meninggal Dunia Terbawa Arus Sungai

Warga masyarakat lainnya pun turut diberikan himbauan agar selalu waspada mengingat cuaca ekstrem. Apalagi mengingat curah hujan masih tinggi.

Pos terkait