Bupati Sukabumi Minta SPBE Segera Direalisasikan

LINGKARPENA.ID | Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami memberikan arahan kepada para perangkat daerah dalam kegiatan Forum Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tingkat Kabupaten Sukabumi di Gedung Grand Sulanjana, Jumat, 12 Juli 2024.

Menurutnya, SPBE merupakan sesuatu hal yang harus teralisasi. Apalagi keinginan Presiden RI  H. Joko Wododo, SPBE harus sudah terjalan tahun ini.

“Hari ini kita tak bisa menunggu. Di pemerintahan sudah harus terealisasi dan terintegrasi,” ujarnya.

Baca juga:  Pemkab Sukabumi Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Ajak Masyarakat Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Apalagi, SPBE ini akan berdampak baik terhadap pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya seperti pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk).

“Ketika semua berbentuk digital,masyarakat harus  semakin terlayani. Apalagi, akses akan semakin mudah,” ucapnya.

Maka dari itu, H. Marwan meminta keberadaan forum ini harus bisa menjawab berbagai persoalan terkait SPBE di Kabupaten Sukabumi. Terutama dari sinkronisasi dengan perangkat daerah.

“SPBE ini akan memberikan kemudahan. Kalau ini termanfaatkan secara baik, akan memudahkan komunikasi kita semua,” ungkapnya.

Baca juga:  Pemkab Sukabumi Perkuat Kapasitas P3A Lewat Pelatihan dan Sertifikasi Irigasi

Oleh karena itu, kunci pengendalian SPBE ini berada di Sekda. Hal itu dibantu oleh yang lainnya termasuk dari sisi SDM.

“Saya berterima kasih kepada semuanya. Semoga melalui ikhtiar ini, masyarakat semakin diberikan kemudahan dalam hal pelayanan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi Mubtadi Latip mengatakan, kegiatan ini menghadirkan sejumlah nerasumber dari berbagai lini. Dimulai dari tingkat kementerian hingga provinsi.

Baca juga:  Peringati Hari Bumi 2025, Kadis DLH Kabupaten Sukabumi Ingatkan Untuk Menjaga Lingkungan Sehat Agar Bumi Tetap Lestari 

“Kita menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur terkait,” jelasnya.

Apalagi, kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif,transparan, dan akuntabel. Sehingga, menghasilkan birokrasi yang berkinerja tinggi dengan karakteristik integratif, dinamis, transparan, dan inovatif.

“Semua itu tentu saja dengan menggunakan fasiltas teknologi informasi dan komunikasi di pemerintah daerah,” pungkasnya.

Pos terkait