LINGKARPENA.ID – Cegah merebaknya wabah Demam Berdarah Dengue atau DBD jelang pergantian iklim, Babinsa Kelurahan Cikundul gandeng Pusat Kegiatan Masyarakat PKM melakukan gotong-royong bersih-bersih lingkungan bersama warga masyarakat dan Karang Taruna, Selasa (25/01/2022).
Kegiatan ini mendapatkan dukungan serius dari pemerintah Kelurahan Cikundul. Pusat kegiatan dilaksanakan di Kampung Rawa Gede, RT 02/05 Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi yang dimulai pukul 08:00 WIB pagi hingga selesai.
Gotong-royong bersih-bersih lingkungan sebagai upaya pemerintah dan warga dalam mencegah datangnya wabah DBD jelang pergantian iklim. Sebanyak 32 orang warga masyarakat turut terlibat dalam kegiatan gotong-royong tersebut.
“Kegiatan tadi dapat dukungan dari Puskesmas serta pihak Kelurahan Cikundul. Prioritas kegiatan tadi merupakan membersihkan parit, genangan air, saluran drainase, untuk dilingkungan,” ujar Babinsa Kelurahan Cikundul, Sertu Rushidayat, kepada lingkarpena.id, Selasa (25/01/2022).
Dikatakan Rushidayat, untuk selanjutnya masyarakat dihimbau agar melakukan membersihkan bak mandi dan mengubur seperti kaleng bekas minuman supaya tidak digenangi air yang dapat memicu jentik nyamuk aedes aegypti bersarang.
“Saya ucapkan terimakasih atas apresiasi warga yang begitu antusias dalam pelaksanaan gotong-royong ini. Kegiatan ini digagas merupakan bentuk memotivasi agar terus peduli terhadap kesehatan. Ini cerminan dan harus menjadi inspirasi kedepannya agar lingkungan tetap sehat terhindar dari wabah yang membahayakan ini,” terangnya.
Kegiatan yang diikuti 32 orang warga masyarakat Rawagede Rt 02/05 Kelurahan Cikundul secara ketat tetap mengikuti prokes Covid-19. Selain sudah di anjurkan pihak pemerintah, hal itu sebagai ikhtiar dalam memutus pandemi disaat terjadi kerumunan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Cikundul Dadang menambahkan, beberapa pekan lalu didapati ada salah satu warga ke RW an 5 Rawa Gede ada yang terjangkit demam berdarah dengue DBD. Namun, kini kondisinya sudah pulih atas penanganan medis rumah sakit.
“Warga yang terjangkit langsung mendapatkan penanganan dan saat ini kondisinya sudah sembuh. Kami bersama pemerintah kelurahan langsung terjun ke lokasi melakukan peninjauan serta memberikan obat jenis serbuk abate kepada masyarakat guna meminimalisir terjadi wabah yang membahayakan,” tambahnya.
Reporter: Lingkarpena.id
Redaktur: Akoy Khoerudin






