Cegah Omicron dan Percepat Kekebalan Komunal, BIN Jabar: Genjot Vaksinasi di Kabupaten Sukabumi

Petugas saat melakukan vaksinasi terhadap Siswa di salah satu Sekolah Dsar SD di Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/3/2022). | Foto: Tim Sindikasi

LINGKARPENA.ID – Kondisi hujan yang mengguyur Kabupaten Sukabumi sepekan ini, tidak menghalangi pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 yang dilakukan Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Jawa Barat.

Buktinya, Selasa 1/03/2023 pelaksanaan vaksinasi masal di dua kecamatan di Kabupaten terluas se-Jawa Bali ini sukses dilaksanakan BIN Jabar.

Dua kecamatan yang menjadi target BIN tersebut adalah Kecamatan Gunungguruh di SDN Pasirmalang dan SDN Tanjungsari. Sedangkan di Kecamatan Cikembar dilaksanakan di SDN Mandaling dan SDN Sukamantri. Adapun targetnya 3000 dosis vaksin.

Kepala Pos BIN Kabupaten Sukabumi Aam Abdulsalam kepada wartawan menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi ini sebagai upaya percepatan pembentukan imunitas komunal secara nasional.

Baca juga:  Operasi Ketupat Lodaya Dimulai, Walikota: Mudik Lebaran Bisa dengan Catatan?

Sedangkan target sasarannya terang Aam adalah pelajar dan masyarakat umum. BIN terus menyisir seluruh warga yang belum di vaksin tahap satu, tahap dua juga tahap tiga atau booster.

“Intinya semua permintaan vaksinasi sesuai tahapan kita layani bersama sama puskemas setempat. Alhamdulillah vaksinasi ini berjalan lancar. Tentu ini semua atas bantuan dan kerjasama antara puskesmas, para kepala sekolah serta masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas (Kapus) Gunungguruh Dedi Setiadi mengaku sangat terbantu oleh BIN dalam upaya percepatan program vaksinasi Covid – 19 tersebut.

Baca juga:  Semangat Mahasiswi Pejuang Pendidikan di Pelosok Sukabumi

“Terimakasih kepada BIN yang telah memberikan bantuan dan dukungan pelaksanaan vaksinasi ini. Semoga program vaksinasi bisa selasai sesuai target sasaran,” ujarnya.

Hal yang sama juga di katakan Kapus Cikembar Abu Asmaun. Bantuan program pelaksanaan vaksinasi dari BIN sangat berarti. Terlebih masih ada stigma negatif masyarakat terkait Covid 19 dan vaksinasi.

“Upaya penyisiran, dor to dor yang dilakukan BIN seperti di daerah kami inisangat efektif. Sehingga masyarakat mulai sadar bahaya Covid -19 dan pentingnya vaksinasi,” kata Asmaun.

Baca juga:  Sekelumit Kisah Suara Adzan Terdengar di Gunung Masigit, Bukan Mitos!

Demikian juga diungkapkan oleh beberapa kepala sekolah dan guru. Pelaksanaan vaksinasi di sekolah menurut mereka sangat membantu dalam mendapatkan layanan vaksinasi covid 19 bagi siswa. Sehingga proses pembelajaran bisa berjalan lancar.

“Baik guru, siswa bahkan orangtua merasa nyaman mendapat jaminan kesehatan dari ancaman Covid – 19. Sehingga pelaksanaan pembelajaran tatap muka menjadi nyaman. Semoga Indonesia kembali Sehat, Cerdas dan Ekonominya kembali pulih” ujar salah seorang guru SDN Sukamantri,” ujar salah seorang guru SDN Sukamantri, Kecamatan Cikembar.(***)

Pos terkait