LINGKARPENA.ID | Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi kembali menunjukkan respons cepat dalam pelayanan dasar non-kebakaran. Pada Selasa (9/12/2025), tim Damkar Pos 1 Palabuhanratu berhasil mengevakuasi seekor ular sanca dari sebuah gorong-gorong di kawasan Jalan Jajaway, Kelurahan Palabuhanratu.
Laporan mengenai keberadaan ular tersebut pertama kali diterima dari seorang warga bernama Apon ( 42 ) pada pukul 17.35 WIB. Tidak butuh waktu lama, tim langsung bergerak dan tiba di lokasi hanya tiga menit kemudian, tepatnya pukul 17.38 WIB. Proses evakuasi berlangsung cepat dan aman hingga selesai pada pukul 17.44 WIB.
Menurut keterangan, seekor wartawan yang sedang berada di sekitar lokasi melihat anak ular sanca bersembunyi di dalam gorong-gorong depan kantor Dinas Pariwisata. Menyadari potensi bahaya bagi warga sekitar, laporan pun segera disampaikan kepada petugas Damkar.
Komandan Pos (Danpos) Damkar Pos 1 Palabuhanratu, Amirudin Haq, membenarkan kejadian tersebut dan mengapresiasi koordinasi cepat antara pelapor dan petugas.
“Kami langsung meluncur begitu laporan masuk. Ular sanca ini masih berukuran kecil, tetapi tetap berpotensi membahayakan masyarakat jika tidak segera ditangani. Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan aman dan terkendali,” ujar Amirudin kepada lingkarpena. id, Selasa ( 9/12/2025 ) .
Ia juga menegaskan bahwa respons cepat dalam penanganan animal rescue merupakan bagian dari komitmen Damkar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Setiap laporan, baik itu kebakaran maupun non-kebakaran seperti evakuasi hewan liar, kami tangani dengan prioritas. Keselamatan warga adalah yang utama,” tambahnya.
Dalam operasi ini, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material. Seluruh petugas yang terlibat dalam penanganan, termasuk Amir (wadanpos), Odih, Hendra Hermawan, dan Sandi Hermawan, dilaporkan dalam kondisi selamat.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa kawasan permukiman dapat menjadi tempat singgah satwa liar, terutama saat musim hujan atau ketika habitat alami terganggu. Petugas Damkar pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan hewan liar yang berpotensi membahayakan.
Damkar Kabupaten Sukabumi memastikan siap siaga 24 jam untuk memberikan pertolongan cepat, tepat, dan aman bagi masyarakat.






