Damkar Kabuparen Sukabumi Gencar Sosialisasikan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran

LINGKARPENA.ID | Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi terus menggencarkan program pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran melalui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Melalui Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dilaksanakan di Kampung Cikuwul Tongoh RT 03 RW 01, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, sebagai bagian dari strategi terpadu dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat terhadap bahaya kebakaran.

 

Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran memberikan edukasi secara langsung memberikan materi tentang penyebab kebakaran, cara pencegahan, penanganan awal saat terjadi kebakaran, serta simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), teknik sederhana pemadaman api dengan alat rumah tangga, serta menjawab semua permasalahan masyarakat.

Baca juga:  PNS Polres Sukabumi Berikan Klarifikasi Soal Insiden Ambulans

 

Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Dunia Usaha Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, Vikry menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan pilar utama dalam strategi pengurangan risiko kebakaran. Ia menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam mencegah kebakaran sejak dari lingkungan rumah masing-masing.

 

“Materi yang kita sampaikan itu dari mulai dasar teori api terus cara penanggulangannya terus cara menggunakan alat pemadam api ringan gitu, serta kita menjawab semua permasalahan masyarakat yang mau terhadap kita terkait damkar yang sekarang dibilang lebih dari sekedar pemdam kebakaran,” ujarnya.

 

Dalam pemaparan materinya, Damkar Kabupaten Sukabumi menekankan bahwa sebagian besar kebakaran di lingkungan pemukiman disebabkan oleh kelalaian sehari-hari, seperti instalasi listrik yang tidak sesuai standar, penggunaan kompor gas tanpa pengawasan, serta pembakaran sampah sembarangan di dekat rumah. Oleh karena itu, edukasi ini menjadi sangat penting agar masyarakat dapat lebih waspada dan tidak menyepelekan potensi kebakaran.

Baca juga:  Pemkab Sukabumi Gelar Upacara HarKitNas ke 116 "Bangkit Untuk Indonesia Emas"

 

Selain materi teori, warga juga diberikan pelatihan praktik lapangan. Dalam simulasi, memakai praktek gas, praktek kompor, serta praktek api di drem dengan menggunakan alat pemadam tradisional seperti karung atau dengan alat pemadam kebakaran api ringan. Respon warga sangat antusias, banyak di antara mereka yang baru pertama kali mencoba langsung menggunakan alat pemadam api.

Baca juga:  Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pelajar di Sukabumi

 

Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan kemitraan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dari risiko kebakaran. Dinas Pemadam Kebakaran berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.

 

“Dengan kegiatan ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi berharap terciptanya komunitas masyarakat tangguh bencana, khususnya dalam hal pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, siaga, dan berdaya menghadapi segala bentuk risiko kebakaran,” tandasnya.

Pos terkait