Spanduk Ajakan Gabung Ke Kota Sukabumi Menuai Sorotan Warga Kabupaten

FOTO: Salah satu Spanduk yang menjadi sorotan publik.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Adanya spanduk liar yang berisi ajakan agar Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Kabupaten Sukabumi bergabung dengan Kota Sukabumi, menuai sorotan masyarakat Dapil 4. Mereka menyatakan keberatan dan mengecam keras adanya spanduk tersebut.

Diketahui, spanduk tersebut kini tersebar dan dipasang dibeberapa titik strategi, antara lain di Cisaat, Gunungguruh dan Sukaraja. Warga mengaku terganggu dengan adanya spanduk tersebut.

Ketua KNPI Kecamatan Gunungguruh, Ujang Abdurohman, dalam pernyataannya menyebutkan bahwa masyarakat justru memiliki pandangan berbeda. Mereka mendukung pembentukan wilayah administratif baru, yaitu Sukabumi Utara, bukan penggabungan ke Kota Sukabumi, Kamis (29/5/2025).

Baca juga:  Sisir Lokasi Ngabuburit Warga, Ini Tujuan Polisi di Kota Sukabumi

“Cisaat sejak awal merupakan bagian penting dari Kabupaten Sukabumi. Keberadaan Gedung Korpri, kantor-kantor dinas, dan stadion besar di wilayah ini menjadi bukti historis bahwa Cisaat pernah menjadi pusat pemerintahan kabupaten,” tegas Ujang Abdurohman.

Wilayah-wilayah yang masuk dalam Dapil 4 antara lain: Gunungguruh, Cisaat, Kadudampit, Sukabumi, Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, Cireunghas, dan Gegerbitung. Seluruhnya memiliki kesamaan aspirasi untuk tetap menjadi bagian dari Kabupaten Sukabumi dengan harapan adanya pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

Baca juga:  Polisi Rutin Lakukan Pengamanan Tempat Ibadah Gereja HKBP di Sukabumi

Seorang warga asal Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, juga angkat bicara. Ia meminta agar aparat pemerintah daerah dan penegak hukum segera menertibkan spanduk-spanduk tersebut dan mengusut pihak-pihak yang terlibat dalam pemasangannya.

“Aksi ini sangat meresahkan. Menggunakan nama program Pak Gubernur KDM sebagai pembenaran adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab dan menyesatkan. Ini bisa memecah belah masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  Wabup Andreas Dorong Peran Strategis SPPI Kawal Program Nasional dan Pembangunan Sukabumi

Warga meminta Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Satpol PP, dan pihak keamanan untuk segera mengambil langkah tegas dalam menjaga ketertiban ruang publik dan memastikan bahwa informasi yang beredar di masyarakat tidak menyesatkan atau menimbulkan konflik horizontal.

Pos terkait