Diduga Ulah Geng Motor, Pemuda jadi Korban Bacok Clurit di Jampangtengah Sukabumi

FOTO: Korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh kelompok Geng Motor di wilayah Jampangtengah, sedang mendapatkan perawatan pihak medis.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Seorang pemuda warga Kampung Cipancur Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi dilaporkan menjadi korban penganiayaan pemuda lainnya yang diduga anggota geng motor. Akibatnya tangan sebelah kanan pemuda itu mengalami luka bacok senjata tajam.

 

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 21 Juni 2025 sekira pukul 22:30 WIB malam.

 

Informasi didapat, sekira pukul 22:30 WIB dua orang pemuda yang berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi F 2275 UA menabrak sebuah warung milik warga di Kampung Ketengan, Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

 

Kemudian warga sekitar berdatangan ke tempat kejadian, dan menemukan seorang pemuda yang tergeletak di jalan dengan kondisi luka sabetan senjata tajam pada tangan sebelah kanan.

Baca juga:  Keluarga Korban Asusila Lapor Polsek Baros

 

Saat ditanya warga, korban mengaku bahwa dirinya telah mengalami pembacokan oleh orang yang memakai baju dengan atribut kelompok motor tertentu. Warga lalu melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian Polsek Purabaya. Tak lama kemudian anggota piket Polsek Purabaya datang ke lokasi.

 

Kapolsek Purabaya, Iptu Ruskan Hermawan saat dikonfirmasi Lingkarpena.id membenarkan, telah terjadinya kasus tindak pidana penganiayaan di wilayah hukum Polsek Purabaya.

 

“Benar telah terjadi peristiwa itu, dan anggota kami turun ke lokasi, namun karena TKPnya masuk wilayah hukum Polsek Jampangtengah, silahkan minta keterangan lebih jelasnya ke Polsek Jampangtengah,” ujar Iptu Ruskan.

Baca juga:  Diduga Kerap Dijadikan Transaksi Narkoba Aparat Gabungan Bakar Gubug

 

Lanjut kata dia, TKP merupakan perbatasan antara Kecamatan Jampang Tengah dengan Kecamatan Purabaya. Namun jarak TKP lebih dekat ke Polsek Purabaya daripada ke Polsek Jampangtengah. Karena situsional sehingga warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek terdekat.

 

Sementara Kapolsek Jampangtengah, Akp Gatot Sukoco, saat dikonfirmasi pada Minggu (22/6) menyebutkan, bahwa hasil introgasi yang dilakukan pada korban dan saksi, kejadian bermula saat korban dan saksi selepas bermain di Alun alun Purabaya, kemudian berniat pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion.

 

“Saat itu korban yang mengemudikan sepeda motor, dan membonceng saksi. Dalam perjalanan, tepatnya di Kampung Ketengan tiba-tiba ada dua orang yang menyalip menggunakan motor Honda Beat. Mereka berusaha memberhentikan korban dengan melambaikan tangannya namun korban tidak menurutinya,” papar Akp Gatot Sukoco.

Baca juga:  Kades Cikujang Ditahan Tipikor Polres Sukabumi Kota, Ketua BPD Angkat Bicara

 

Sambung Kapolsek, korban terus memacu sepeda motornya dan kedua orang yang diduga kelompok motor tertentu itu berusaha mengejarnya. Saat melintas di Kampung Parakantelu, Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampang Tengah korban berhasil di salip dan tiba tiba pelaku membacok tangan korban menggunakan clurit.

 

“Dengan tangan terluka korban berusaha mengendarai sepeda motornya dan melanju menuju arah Purabaya. Tetapi saat memasuki Kampung Ketengan korban menabrak warung milik salah satu warga,” pungkas AKP Gatot.

Pos terkait