LINGKARPENA.ID | Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi terus mendorong pelaku UMKM agar mampu menembus pasar global. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi Surat Keterangan Asal (SKA) bertajuk “Optimalisasi Strategi Bisnis Perusahaan dalam Ekspor untuk Pelaku UMKM”.
Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman sekaligus kapasitas UMKM terkait regulasi ekspor.
“SKA berfungsi memastikan bahwa barang ekspor benar-benar berasal dari Indonesia. Dengan begitu, pelaku usaha bisa memperoleh kemudahan fasilitas bea masuk di negara tujuan,” jelas Dani, Selasa (23/9/2025).
Dani menegaskan, UMKM memiliki potensi besar untuk memperluas pasar ke luar negeri. Karena itu, pihaknya menghadirkan narasumber kompeten guna memaparkan pentingnya SKA serta strategi bisnis ekspor yang berkelanjutan.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin UMKM tidak hanya fokus di pasar domestik, tapi juga bisa bersaing di level global dengan pemahaman regulasi ekspor yang tepat,” tegasnya.
Selain soal SKA, peserta juga dibekali strategi pengembangan bisnis, pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jaringan pemasaran, hingga tata cara pengurusan dokumen ekspor.
“Kami berharap kegiatan ini membuka peluang baru bagi UMKM Sukabumi agar lebih siap masuk pasar global, sekaligus menjadikan ekspor sebagai strategi bisnis berkelanjutan,” pungkas Dani.
Reporter : Rizky Apriliana
Editor : Redaksi






