Diskusi SMSI Sukabumi Raya dan Diskominfosan, Perbup Kerjasama Media jadi Pokok Bahasan

Para perwakilan pemilik media yang tergabung di SMSI Sukabumi Raya saat melakukan diskusi dengan Diskominfosan Kabupaten Sukabumi.| Foto: dok SMSI Sukabumi Raya

LINGKARPENA.ID | Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya menggelar silaturahmi internal pengurus dan anggotanya. Dalam momen tersebut hadir Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominfosan Kabupaten Sukabumi). Acara dilaksanakan di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Cikembang Kabupaten Sukabumi, Selasa, (23/01/2024).

Selain momen internal untuk evaluasi keorganisasian SMSI Sukabumi Raya, hadirnya Diskominfosan Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat memberikan sosialisasi terkait Pelaksanaan Perbup Kerjasama Media yang sebelumnya sudah diwacanakan.

Turut hadir dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi mengawali jalannya acara dengan memberi paparan terkait pentingnya BPJS Ketenagakerjaan bagi perusahaan media online.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Hendra Setiawan, yang hadir mewakili Sekdis Kominfosan Herdi Somantri selaku Plt Kadiskominfo menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini.

Baca juga:  DKP3 Kota Sukabumi, Klaim Selama Dua Tahun Kasus Bebas Zero Rabies

Hendra mengungkap, saat ini sedang dipersiapkan kajian khusus terkait klasifikasi dan kualifikasi media massa baik online, cetak maupun elektronik. Selain itu kedepan Hendra meminta agar organisasi pemilik media maupun organisasi pers turut serta membantu dalam pembuatan kajian tersebut.

“Perbup Kerjasama media sudah ada dan disahkan pada 2022, namun dalam pelaksanaanya masih dirasa perlu ada yang diperbaiki secara bersama-sama. Semisal terkait verifikasi faktual Dewan Pers diusulkan oleh rekan-rekan media yang ada untuk tidak dimasukkan dalam syarat kerjasama. Namun untuk Uji Kompetensi Wartawan layak untuk dimasukkan,” ungkapnya.

Juga disinggung terkait kerjasama media itu tepatnya dengan perusahaan media massa yang bertanggungjawab, bukan dengan wartawannya.

Baca juga:  Diskusi FDSI, SMSI Sukabumi Raya dan Caleg DPR RI, Begini Pemaparan Ayep Zaki

“Pemkab Sukabumi sangat peduli dengan dunia Media Massa (Pers_red). Terbukti sampai munculnya Perbup Kerjasama Media ini. Nah, kalau ada hal yang perlu dikritisi silahkan, tentu kritik membangun sangat dibutuhkan dalam mencapai ketepatan regulasi,” ucap Hendra.

Diskusi berjalan interaktif dan menghasilkan beberapa kesimpulan yang diharapkan dapat membantu tercapainya sinergitas simbiosis mutualisme dalam kerja bersama unsur pentahelix dalam pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris SMSI Sukabumi Raya Ariswanto yang merupakan CEO PT Jampang Manggung Multimedia (Media Online Lingkarpena.id) menyampaikan harapan penting saat mewakili Ketua SMSI Sukabumi Raya Eman Sulaeman yang bertepatan tidak bisa hadir.

Menurut Aris Wanto, Organisasi media SMSI merupakan konsituen dewan pers yang tentu saja bukan organisasi media yang asal dibentuk. SMSI terdapat di semua Kota dan Kabupaten yang ada di seluruh Indonesia. Dan di dalam kepengusuran SMSI 80 persen merupakan anggota PWI yang sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Baca juga:  Wabup Paparkan Potensi dan Program Unggulan Pada Penilaian Tahap 2 Penghargaan Pembangunan Daerah

Disampaikan Sekjen SMSI Sukabumi Raya, selain kerjasama dalam membangun Sukabumi melalui publikasi media-media yang ada juga menoal kerjasama media yang perlu diutamakan media berbasis atau mempunyai home base lokal Sukabumi.

“Ya kami bukan bermaksud primordialisme, namun perlu sekali media start up yang berasal dari Sukabumi didukung untuk berkembang agar lebih fokus dan dapat berperan aktif dalam pembangunan Sukabumi sesuai tupoksinya,” ujarnya.**

Pos terkait