Disperkim Pastikan Relokasi Korban Pergerakan Tanah Gempol, Kampung Baru Disiapkan di Pasir Goong

Sumber foto: Akun IG Disperkim Kab Sukabumi/ist

LINGKARPENA.ID | Penantian panjang warga terdampak pergerakan tanah di Kampung Gempol, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mulai menemui titik terang. Sebanyak 101 kepala keluarga (KK) yang selama ini hidup dalam bayang-bayang bencana, segera dipindahkan ke kawasan relokasi yang kini tengah dipersiapkan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) akan segera dimulai. Kawasan relokasi tersebut rencananya akan dibangun di wilayah Pasir Goong dan diberi nama Kampung Mubarokah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan pihaknya telah melakukan beberapa kali sosialisasi kepada masyarakat terdampak. Relokasi disebut menjadi pilihan utama demi keselamatan warga.

Baca juga:  BPBD Gelar Rakor Pemulihan Pasca Bencana Sektor Perumahan dan Infrastruktur Kabupaten Sukabumi

“Relokasi adalah langkah mutlak karena menyangkut keselamatan warga,” kata Sendi, Rabu (11/2/2026).

Selain sosialisasi, Sendi juga turun langsung meninjau lahan relokasi guna memastikan akses jalan, kondisi tanah, serta kesiapan lokasi sebelum pembangunan dimulai.

Ia menegaskan peninjauan tersebut dilakukan agar seluruh tahapan relokasi dapat berjalan sesuai perencanaan yang telah disusun pemerintah daerah.

Baca juga:  Bupati Sukabumi Kunjungi Perusahaan Mersifarma Tirmaku Mercusana Cikembar

“Peninjauan ini untuk memastikan semuanya berjalan sesuai rencana,” tambahnya.

Bupati Tegaskan Relokasi Segera Direalisasikan

Rencana pembangunan kampung baru ini juga sejalan dengan arahan Bupati Sukabumi Asep Japar, yang menegaskan komitmennya untuk segera menyediakan tempat tinggal layak bagi warga korban bencana.

Bupati menyebut pembangunan huntap akan segera direalisasikan dengan jumlah sekitar 100 unit rumah.

“Dalam waktu dekat akan segera dibangun dan direlokasi sekitar 100 rumah,” ujar Asep Japar.

Baca juga:  Disperkim Sukabumi Pastikan Aparaturnya Bersih dari Narkoba, 82 ASN Jalani Tes Urine

Penamaan kawasan relokasi sebagai Kampung Mubarokah pun disebut sebagai doa agar warga mendapatkan kehidupan baru yang lebih aman, tenteram, dan penuh keberkahan.

“Insya Allah nanti kita bangun kampung baru, Kampung Mubarokah,” tuturnya.

Dengan mulai disiapkannya lahan serta turunnya alat berat untuk perataan tanah, harapan baru kini terbuka bagi warga Kampung Gempol. Mereka bersiap meninggalkan zona rawan bencana menuju lingkungan yang lebih aman untuk memulai kehidupan kembali. (adv)

Pos terkait