Disperkim Sukabumi Targetkan 690 Unit Rutilahu Rampung 2024

LINGKARPENA.ID | Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi telah berkomitmen untuk terus memperbaiki dan merehabilitasi rumah-rumah tidak layak huni di seluruh Kabupaten Sukabumi.

Dalam programnya, Disperkim berencana untuk membangun atau merehabilitasi sebanyak 690 unit rumah tidak layak huni di tahun 2024.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menjelaskan bahwa perbaikan atau rehab rumah tidak layak huni ini akan dilakukan dengan anggaran yang berasal dari berbagai sumber, termasuk Provinsi Jawa Barat, APBD Kabupaten Sukabumi, serta bantuan dari TNI AD.

Baca juga:  Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pelajar SMP

Dalam program ini, bantuan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat akan diberikan untuk memperbaiki sebanyak 100 unit rumah tidak layak huni. Sedangkan bantuan dari APBD Kabupaten Sukabumi mencapai 490 unit rumah dan bantuan dari TNI AD sebanyak 100 unit.

Herdiawan menegaskan bahwa finalisasi mengenai teknis penyaluran bantuan masih harus dilakukan. Metode penyaluran bantuan melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) desa akan dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga:  Lapas Warungkiara Gelar Upacara Hari Bela Negara

Disperkim Kabupaten Sukabumi sudah memiliki data mengenai lokasi rumah tidak layak huni yang harus diperbaiki atau direhabilitasi pada tahun 2021.
“Namun, data tersebut masih perlu dikroscek lagi,” kata Herdiawan.

Herdiawan menyatakan bahwa perlu ada sinkronisasi data untuk mendapatkan sasaran yang tepat dalam program perbaikan rumah tidak layak huni ini.

Meskipun pelaksanaan program ini belum ditentukan secara pasti, namun Disperkim Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan atau rehab rumah tidak layak huni dalam waktu yang tepat.
“Sehingga masyarakat yang menghuni rumah tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup mereka,” singkatnya.

Baca juga:  DPC Peradi dan Pusat Bantuan Hukum Cibadak Dilantik, Bupati Harap Masyarakat Terayomi Dibidang Hukum

Pos terkait