LINGKARPENA.ID | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menyampaikan dukungan sekaligus apresiasi atas terselenggaranya Gerakan Bakti Desa dalam rangka peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang jatuh pada 11 Januari 2026.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Nandang Eka Nugraha, menilai kegiatan tersebut sebagai momen strategis untuk memperkuat eksistensi dan kontribusi desa dalam pembangunan daerah, termasuk dalam sinerginya dengan program-program DPPKB.
“Bakti Desa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi ruang bersama untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat desa,” ujar Nandang.
Menurutnya, Gerakan Bakti Desa juga memiliki dampak positif dalam membangun kesadaran kolektif terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan desa, yang pada akhirnya akan menunjang kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Sukabumi.
Lebih lanjut, Nandang mengungkapkan bahwa pihaknya mendorong pemerintah desa agar menjadikan Hari Desa Nasional sebagai titik tolak peningkatan partisipasi warga dalam layanan kependudukan dan keluarga berencana yang berkelanjutan serta berwawasan lingkungan.
“Ketika desa mampu berdiri kuat dan mandiri, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara nyata. Di situlah peran desa menjadi fondasi utama pembangunan daerah,” jelasnya.
Ia berharap, melalui Gerakan Bakti Desa, akan lahir desa-desa yang bersih, produktif, dan memiliki daya saing, sehingga program pengendalian penduduk dan keluarga berencana dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Desa yang tertata dan berdaya akan menjadi motor penggerak kemajuan Sukabumi ke depan,” tutupnya. (adv).






