DPPKB Sukabumi Dorong IPeKB Jadi Motor Inovasi Keluarga Berkualitas

LINGKARPENA.ID | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi secara resmi menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPC IPeKB). Agenda ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran penyuluh sebagai garda terdepan pembangunan keluarga di tengah masyarakat.

 

Rakercab tersebut difokuskan pada penguatan kolaborasi antarpenyuluh serta peningkatan kapasitas organisasi profesi dalam menyukseskan Program Bangga Kencana. Langkah ini juga sejalan dengan upaya mendorong terwujudnya keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah.

Baca juga:  Beban Puncak Pergantian Tahun Baru Diprediksi Naik, PLN Pastikan Pasokan Listrik Tetap Andal

 

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, menegaskan bahwa IPeKB memiliki peran strategis yang tidak hanya sebatas pendamping masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak inovasi berbasis kebutuhan riil di lapangan.

 

“Penyuluh KB harus mampu beradaptasi dan berinovasi. Mereka bukan hanya pelaksana program, tetapi juga mitra strategis pemerintah yang memahami langsung kondisi masyarakat,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada aspek fisik semata, melainkan harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari keluarga.

Baca juga:  Antrean Solar di SPBU Cimaja Picu Kemacetan, Warga Desak Penambahan Kuota BBM di Sukabumi Selatan

 

“Mewujudkan Sukabumi yang maju dan berkah dimulai dari keluarga yang sehat, mandiri, dan berakhlak. Di sinilah peran penyuluh menjadi sangat penting,” tambahnya.

 

Dalam forum tersebut, DPPKB juga memberikan sejumlah arahan strategis kepada seluruh anggota IPeKB. Di antaranya adalah penguatan fokus program penanganan stunting secara terukur, peningkatan solidaritas dan sinergi antarpenyuluh, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan data berbasis mikro.

Baca juga:  Ini Pesan Bupati Pada Rapat Bulan Juni 2022

 

Selain itu, inovasi berbasis kearifan lokal juga menjadi perhatian, seperti pengembangan program unggulan di tingkat wilayah binaan, termasuk Kampung KB dan program DASHAT sebagai bagian dari Quick Win nasional.

 

Melalui Rakercab ini, diharapkan lahir rumusan program kerja yang lebih konkret dan implementatif. Dengan dukungan transformasi digital dan inovasi di tingkat akar rumput, IPeKB diyakini mampu mempercepat terwujudnya ketahanan keluarga sekaligus mendukung pembangunan kependudukan yang berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi. (adv).

Pos terkait