Dua Wisatawan Asal Depok Tenggelam di Pantai Cisolok Sukabumi

Ilustrasi orang tenggelam.| net

LINGKARPENA.ID | JB (30) warga Jalan KHM. Usman RT 05/04 Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji Depok, Jawa Barat, meninggal dunia setelah terseret ombak dan tenggelam saat berenang bersama rekannya di Pantai Capitol, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu kemarin (08/06/2024).

Kasat Polairud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar kepada lingkarlena menuturkan, jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian di pantai yang berada di Desa/Kecamatan Cisolok.

Lebih lanjut, kata Tenda Sukendar, sebelum kejadian sekira pukul 13.30 WIB korban berenang bersama seorang rekannya bernama Rina di Pantai Capitol, Karangpapak Cisolok. Saat itu gelombang sedang tinggi.

Baca juga:  Heboh, Penumpang Damri Palabuhanratu Ditemukan Meninggal Dunia

Melihat ada yang sedang berenang salah seorang pemilik vila dan warga yang berada di sekitar pantai itu mencoba memperingatkan keduanya agar tidak berenang karena saat itu air laut pasang dan ombak sedang tinggi.

“Namun sayangnya peringatan tersebut tidak diindahkan oleh dua wisatawan asal Depok itu, akhirnya tidak berselang lama warga melihat kedua wisatawan ini sudah berada di tengah laut,” terang Tenda Sukendar.

Baca juga:  Banjir Bandang: Dua Desa Terisolir di Sukabumi Akibat Jembatan Pelangi Putus, Petani Rugi Jutaan Rupiah

Pemilik vila yang melihat kondisi korban dan rekannya terus menerus dihantam ombak dan tubuhnya terseret arus laut langsung mengambil papan seluncur (surfing) bersama petugas Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi memberikan pertolongan.

Keduanya pun berhasil dievakuasi ke darat dan langsung dilarikan ke Puskesmas Cisolok, namun nahas salah satu wisatawan dinyatakan meninggal dunia, diduga akibat tenggelam dan banyak menenggak air laut.

Baca juga:  Korban Besimbah Darah dengan Luka Tusuk di Surade Sukabumi

“Korban dan rekannya sudah diperingatkan agar jangan berenang karena laut sedang pasang ditambah ombak tinggi dan arus deras, namun sayangnya peringatan itu tidak digubris,” tambahnya.

Tenda mengatakan setelah dinyatakan meninggal dunia jasad korban di bawa ke RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan visum dan hasilnya korban dipastikan meninggal dunia karena kecelakaan laut. Jasadnya hingga saat ini masih berada di rumah sakit menunggu pihak keluarga korban menjemput.

Pos terkait