Empat Baterai Tower Telekomunikasi Dicuri di Surade, Polisi Lakukan Penyelidikan

Fasilitas tower selular yang berada di Desa Cipeundeuy Surade.[Foto: Jajang/lp]

LINGKARPENA.ID | Polisi menyelidiki kasus dugaan pencurian empat unit baterai tower telekomunikasi yang terjadi di wilayah Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Empat baterai tersebut diketahui hilang dari dua lokasi berbeda, yakni di Desa Cipeundeuy dan Desa Sukatani.

 

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Senin (5/10/2026) dini hari. Akibat kejadian itu, penyedia layanan telekomunikasi diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp12 juta.

 

Anggota Polsek Surade, Bripka Irvan, yang turut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatakan terdapat kesamaan modus pada kedua lokasi pencurian.

Baca juga:  Miliki Ribuan Obat Keras Tanpa Izin, Satres Narkoba Polresta Amankan Warga Kota Sukabumi

 

Menurutnya, pelaku diduga terlebih dahulu merusak kunci pengaman tempat penyimpanan baterai sebelum membawa kabur baterai yang berada di dalamnya.

 

“Dari hasil olah TKP di dua lokasi, ditemukan modus yang sama. Kunci pengaman tempat baterai dalam kondisi rusak dan diduga dirusak menggunakan gunting pemotong baja,” ujar Irvan.

 

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mengungkap pelaku maupun kemungkinan adanya keterkaitan antara kedua kejadian tersebut.

Baca juga:  Begal Motor Beraksi di Cikidang, 1 Korban Luka Akibat Dipukul Gagang Pistol dan 1 Lagi Lolos Dari Penembakan

 

“Kasus ini masih dalam penanganan dan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelakunya,” katanya.

 

Sementara itu, warga di sekitar lokasi berharap hilangnya baterai tersebut tidak mengganggu layanan telekomunikasi, mengingat jaringan seluler di sejumlah wilayah Surade masih belum maksimal.

 

Salah seorang warga pengguna jaringan seluler, Deni (38), mengatakan keberadaan tower telekomunikasi sangat membantu masyarakat, terutama untuk kebutuhan komunikasi dan akses internet.

 

“Sinyal di wilayah sini memang belum terlalu bagus. Setelah ada tower, jaringan cukup membantu. Kami berharap pencurian baterai ini tidak sampai membuat jaringan terganggu atau mati,” ungkapnya.

Baca juga:  Siswa Penjual Gorengan Sukabumi Tuai Beragam Komentar

 

Warga juga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut. Selain merugikan penyedia layanan, pencurian perangkat pendukung tower dikhawatirkan berdampak langsung terhadap masyarakat yang bergantung pada jaringan seluler untuk aktivitas sehari-hari.

 

Kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti dari kedua lokasi guna mengungkap rangkaian pencurian tersebut.

Pos terkait