Festival Kuliner, Bupati Marwan: Ajang Promosi Pengenalan Produk UMKM

Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat menjajaki Stan Kuliner UMKM di Festival Kuliner di Pantai Palangpang Ciemas.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengajak masyarakat untuk memiliki pemikiran jangka panjang dalam pengembangan industri pariwisata di wilayahnya.

Hal ini diungkapkan Marwan saat membuka Festival Agrokuliner Nata Masagi Part of Geopark Culinary di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu, (11/5/24).

Marwan berharap festival ini dapat menjadi ajang untuk melahirkan ikon baru dalam pengembangan kepariwisataan. Diakuinya Kabupaten Sukabumi memiliki puluhan, malah ratusan daerah tujuan wisata yang sudah diakui dunia. Bahkan beberapa di antaranya sudah dianggap mendunia.

Namun, dari beberapa daerah tersebut, sebagian besar hanya dijadikan tempat untuk sekedar penyaluran hobi wisatawan saja. Maka dari itu, Marwan berharap agar masyarakat dapat memiliki ikon yang menjadi ciri khas dari daerah tersebut.

Baca juga:  Depan PSM Palabuhanratu Semrawut, DPRD Carikan Solusi

Dalam kesempatan itu Bupati Sukabumi menyarankan pemanfaatan potensi pariwisata seperti makanan khas di daerah tersebut. Dia mencontohkan pantai Minajaya yang memiliki mata lembu sebagai salah satu potensi yang belum terdeteksi oleh masyarakat.

Untuk itu dia berharap masyarakat dapat memiliki pemikiran jangka panjang untuk menggali potensi yang ada dengan mencurahkan ide dan gagasan yang dapat membantu pengembangan wisata.

Masih kata Marwan, pembangunan infrastuktur bukanlah jaminan sendiri untuk menarik wisatawan. Oleh sebab itu, peningkatan jumlah pengunjung dan pengembangan wisata perlu dilakukan melalui pemikiran kreatif dan saling melibatkan masyarakat setempat. Ikon pariwisata merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menarik perhatian wisatawan.

Baca juga:  Bupati Marwan: Kabupaten Sukabumi Optimis Bisa Raih Swastisaba Wistara Ketiga

“Nah kita upayakan hari ini supaya masyarakat itu merasa memiliki tempat itu, kemudian mereka bisa mengisi ruang yang bisa menjawab kebutuhan pasar yang dimungkinkan, tidak hanya melakukan pengisian kegiatan saja,” ujarnya.

Dalam pengembangan pariwisata daerah melalui festival-festival seperti Agrokuliner Nata Masagi Part of Geopark Culinary diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan industri pariwisata.

Harapannya, festival ini dapat lebih dari sekedar tempat wisatawan mencari hiburan semata, tetapi juga bisa menjadi ajang untuk masyarakat sekitar menggali potensi wisata dan membangun kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan pariwisata.

Baca juga:  Bupati Sukabumi Lantik 70 Kepala Desa, Begini Harapannya

“Melalui festival ini, masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kualitas pariwisata daerah, festival ini juga dapat menjadi ajang berpromosi untuk memperkenalkan keanekaragaman produk-produk yang ada di Sukabumi kepada wisatawan,” jelasnya.

Dengan demikian, tegas Marwan hasilnya, pengunjung akan mendapatkan pengalaman yang lebih tak terlupakan selama berkunjung ke Sukabumi. Untuk itu, pengembangan pariwisata agar semakin banyak dikunjungi pengunjung dan berkembang, perlu dilakukan melalui berbagai upaya, tidak hanya sekedar pembangunan infrastuktur semata.

“Perlu dilakukan kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat setempat sebagai pelaku ekonomi dan juga pihak-pihak terkait lainnya yang berkepentingan,” tandasnya.

Pos terkait