Hadiri Diskusi Publik, Raden Koesoemo: Ini 8 Program Unggulan dan Visi Misinya

Raden Koesoemo, calon legislatif dari PDI Perjuangan DPRD Kota Sukabumi.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Pada diskusi publik lentera sukabumi, calon legislatif (Caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Raden Koesoemo, menyampaikan Visi Misi dan 8 program unggulannya.

Diskusi publik para calon legislatif ini berlangsung di Gedung Juang 45 Jalan Veteran, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Minggu, 4 Pebruari 2024.

“Tadi saya sampaikan 1 visi 5 misi dan 8 program unggulan. Saat ini sudah berjalan serta kedepannya insyaallah kami akan konsisten dan tetap bersama masyarakat,” kata Raden kepada Lingkarpena.id, seusai acara.

Baca juga:  Didukung 47 Relawan Sukabumi, Ribka Tjiptaning: Siap Menangkan Ganjar Pranowo Presiden 2024

Politisi Besutan Presiden RI ke 5 Megawati Soekarno Putri ini juga menjelaskan bahwa 8 Program tersebut diantaranya pelayanan ambulance, pelayanan antar jemput pasien, pelayanan mobil jenazah, Pelayanan dokumen kependudukan, Advokasi sosial, pelayanan pengurusan perizinan, layanan mobil gratis dan sesuatu yang urgent.

“Terkait dengan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yakni masuk visi ke 3, kita akan mendorong dan membina terciptanya UMKM, outcome scale-up kedepan. Kita sudah dipetakan tadi ada UMKM barang atau jasa. Kedepannya ada dua hal yang akan dilakukan satu hal yakni memberikan simulasi melalui kelompok usaha bersama dan juga akan memberikan sporting dari segi aturan serta aturan budgetnya di legislatif,” ungkapnya.

Baca juga:  KPU Kota Sukabumi Gelar Rapat Pleno Terbuka, Ini Hasilnya

Selain itu Caleg PDIP nomor urut 12 Dapil I meliputi Kecamatan Cikole dan Kecamatan Citamiang ini menambahkan untuk UMKM dengan memberikan pelatihan, pemberian PIRT gratis atau pemberian sertifikasi halal. Namun, Raden belum melihat out camnya atau hasil UMKM nya tidak steel up tapi masih stagnan saja yang ada gulung tikar.

“Saya akan investigasi lebih dalam dan kedepannya akan kita godog di Legislatif agar supaya fungsi tersebut dapat berjalan dengan baik yakni budgeting, controlling dan legislasi. Jadi bagaimana kontrol kita kedepan para pelaku UMKM terdapat masalahnya ada dimana agar pelaku UMKM bisa bertahan,” pungkasnya.

Baca juga:  Jelang Puncak HBP Ke 58, Kedua Lapas Gelar Tabur Bunga di TMP Surya Kencana

Pos terkait