Harlah PGM, Wali Kota Sukabumi: Madrasah Harus Mampu Menjawab Empat Isu Pendidikan

Momen foto bersama Wali Kota Sukabumi, Kepala Kemenag Kota dan PGM Kota Sukabumi.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Dewan Pengurus Daerah Persatuan Guru Madrasah (PGM) Kota Sukabumi menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 , Rabu 2 Agustus 2023 yang berlangsung di Gedung Qolbun Salim.

Peringatan Harlah PGM tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Samsul Puad.

Pada kesempatan itu Ketua DPP PGM Kota Sukabumi, Achmad Najiulllah mengatakan, kesiapan pihaknya untuk membangun konsolidasi dan kemitraan dengan Pemerintah Daerah dalam membantu merealisasikan berbagai program pemerintah sekaligus memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga:  Ribuan Tenaga Pendidik Keagamaan dan Marbot Masjid Dapat Intensif dari Walikota

“Tentunya PGM ini didirikan sebagai wadah untuk memperjuangkan aspirasi para guru madrasah,” tandasnya.

Sementara itu  Wali Kota dalam sambutannya mengatakan, keberadaan madrasah memiliki peran penting terutama dalam ikut mengatasi empat isu pendidikan yang dirumuskan dalam Forum G20 seperti Universal Quality Education atau pendidikan berkualitas untuk semua.

“Madrasah bukanlah tempat pendidikan alternatif semata, namun merupakan salah satu yang utama. Sehingga kualitas madrasah harus senantiasa ditingkatkan,” ujar Kang Fahmi.

Baca juga:  Motivasi untuk Lulusan SMAN 2, Wali Kota: Persiapkan Diri Menghadapi Indonesia Emas 2045

Wali Kota menegaskan, PGM harus memiliki tiga karakter yakni menjadi perhimpunan yang adaptif, mampu memberikan solusi dan menjadi bagian integral dalam pembangunan pendidikan di Kota Sukabumi.

“Saya titipkan tiga hal kepada PGM yaitu adaptif, solutif dan menjadi bagian tidak terpisahkan dalam perjalanan pendidikan diwilayah Kota Sukabumi,” pungkasnya.**

Pos terkait