HPN 2026 di Sukabumi, Insan Pers Tanam Ribuan Pohon Selamatkan Pantai Karang Gantung

LINGKARPENA.ID | Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kabupaten Sukabumi diisi dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Salah satunya melalui kegiatan penanaman pohon di kawasan Pantai Karang Gantung, Desa Pasir Ipis, Kecamatan Surade, Minggu (15/2/2026).

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda kolaboratif lintas sektor yang melibatkan PWI Kabupaten Sukabumi, PWI Peduli, Jampang Tandang Mangkalangan (JTM), Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah III Jawa Barat, Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Sukabumi, TNI – Polri, serta dukungan pihak swasta.

 

Ketua PWI Peduli Kabupaten Sukabumi, Aris Wanto, menyampaikan bahwa aksi penanaman pohon ini bukan sekadar seremoni HPN, tetapi langkah awal program jangka panjang untuk menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi yang terus meluas.

Baca juga:  Himapilihan Gandeng Penyuluh Kehutanan Berdayakan "JUNA" di Usia Jabar Ke 77

 

“HPN bukan hanya perayaan bagi insan pers, tapi juga momentum untuk memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyelamatan kawasan pesisir yang kini kondisinya sudah mengkhawatirkan,” kata Aris di sela kegiatan.

 

Menurutnya, bibir Pantai Karang Gantung mengalami abrasi cukup serius sehingga membutuhkan penanganan sejak dini. Ia menegaskan wilayah pesisir merupakan kawasan lindung yang harus dijaga dari kerusakan akibat aktivitas ilegal maupun pembangunan yang tidak sesuai aturan.

 

“Yang paling penting adalah penyelamatan bibir pantai. Kalau dibiarkan, abrasi bisa merusak lahan dan mengubah kontur wilayah,” ujarnya.

 

Selain menjadi bagian dari peringatan HPN 2026, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkenalkan potensi Pantai Karang Gantung yang dinilai memiliki peluang besar sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi. Dengan penataan yang tepat, kawasan tersebut diyakini mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Baca juga:  Viral, Bocah Tangguh Penjual Es Mambo Sukabumi dan Kehidupannya, Kodim 0607 Gerak Cepat

 

Dalam kegiatan tersebut, panitia HPN 2026 juga menyerahkan pupuk hayati secara simbolis kepada Ketua TJM sebagai bentuk dukungan keberlanjutan pemeliharaan tanaman yang telah ditanam.

 

Ketua Jampang Tandang Mangkalangan (TJM), Hendra Permana, menyebut Pantai Karang Gantung termasuk wilayah strategis karena berada dalam jalur geopark, sehingga membutuhkan perhatian serius dan pengelolaan yang berkelanjutan.

 

“Kondisi abrasi di Karang Gantung sudah cukup mengkhawatirkan. Alhamdulillah kegiatan ini mendapat dukungan dari perusahaan pemilik lahan, AGB, dan juga disambut baik pemerintah daerah serta pihak pengelola Geopark,” ungkap Hendra.

Baca juga:  1000 Pohon di Puncak Buluh dan Pengukuhan Satgas Konservasi

 

Dalam program tersebut, ditargetkan sebanyak 5.000 pohon akan ditanam secara bertahap. Untuk tahap awal, sekitar 500 pohon telah ditanam yang terdiri dari tanaman endemik pesisir, pohon keras, hingga jenis pohon buah yang disesuaikan dengan karakter tanah dan iklim setempat.

 

Tak hanya di wilayah pantai, rangkaian kegiatan HPN 2026 ini juga diarahkan untuk mendorong pemulihan lingkungan di kawasan lainnya, termasuk rencana pengelolaan hutan di wilayah Pajampangan seperti Leuweung Hidung dan Leuweung Cihanjuang.

 

Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam menjaga kawasan pesisir dan hutan Sukabumi, sekaligus memperkuat peran pers sebagai penggerak kepedulian sosial dan lingkungan.

Pos terkait