Hujan Deras Picu Longsor di Nagrak, Akses Jalan Gang Terputus

FOTO: Akses jalan gang di Desa Nagrak Selatan ambruk akibat longsor yang disebabkan hujan deras pada Senin (13/10).| dok: p2bk Nagrak

LINGKARPENA.ID | Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Senin (13/10/2025) sore, menyebabkan tebing di Kampung Lamping Cikolawing RT 02 RW 08, Desa Nagrak Selatan, longsor. Akibatnya, akses jalan gang di lokasi tersebut nyaris terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Tebing dengan panjang sekitar 15 meter dan tinggi 2,5 meter ambruk setelah diguyur hujan lebat dalam waktu lama.

Baca juga:  Macan Tutul Diduga Kuat yang Memangsa Puluhan Ternak Warga Cikakak

“Longsor menutupi sebagian jalan gang dan menyebabkan akses warga terhambat. Untungnya tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” ujar Miky, petugas P2BK Nagrak, saat dikonfirmasi lingkar pena. id pada Senin ( 13/10/2025 ) malam.

Menurut Miky, tim gabungan yang terdiri dari P2BK Nagrak, URC PB Desa Nagrak Selatan, Bhabinkamtibmas, serta pengurus lingkungan telah melakukan assessment lapangan dan berkoordinasi untuk langkah penanganan sementara.

Baca juga:  Akibat Kembang Api, Ruko Material di Palabuhanratu Ludes Terbakar

“Saat ini jalan masih belum bisa dilalui kendaraan roda dua. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke BPBD dan menyarankan pembuatan berita acara serta permohonan bantuan karung plastik untuk upaya penanggulangan,” tambahnya.

Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem dengan hujan disertai angin dan petir masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi bagian utara.

Baca juga:  Kecamatan Kabandungan Dikepung Longsor

Pos terkait