Hutan Gunung Acra Terbakar, Hingga Malam Api Masih Menyala

Kondisi hutan Gunung Arca yang terbakar, hingga malam Sabtu (10/10) api masih menyala dan makin meluas.[Foto: Aris wbs.]

LINGKARPENA.ID | Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Acra di Kampung Cipeueut, Desa Wangun Reja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa, 10 Oktober 2026.

Api diketahui mulai membakar lahan sejak sore hari dan hingga pukul 20.00 WIB kobaran api masih terlihat terus merembet dan meluas.

Api dengan cepat melahap vegetasi di kawasan perbukitan tersebut. Diperkirakan Hektaran hutan dan pepohonan yang mengering akibat kemarau panjang menjadi faktor utama yang memudahkan api merambat dengan cepat dan membesar.

Baca juga:  Pencairan BPNT dan PKH Warga Ciracap Sukabumi Dikolektif

Warga Kampung Cipeueut, Saprudin (47), mengungkapkan bahwa kondisi vegetasi yang kering membuat api cepat membesar. Selain itu dengan tiupan angin yang kencang membuat api cepat membesar.

“Api mulai kelihatan menyala dari sore tadi. Karena pepohonan dan semak di hutan sini lagi kering-keringnya gara-gara kemarau panjang, apinya cepat banget rambatnya. Sampai malam jam delapan ini, api masih menyala dan belum bisa dipadamkan,” ujar Saprudin saat memantau dari jarak aman, Selasa (20/10/2026) malam.

Baca juga:  ABK Nelayan Meninggal Saat Perjalanan Pulang Melaut, Ini Kata Kasatpol Air Polres Sukabumi

Hingga berita ini diturunkan, warga setempat bersama aparat desa dan relawan masih berusaha melakukan penyekatan dan memantau api dari kejauhan. Masyarakat di sekitar area kawasan Gunung Arca, diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan arah angin dan bahaya asap.

Selain itu pihak redaksi belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Sukabumi, soal sumber titik api yang menyebabkan kebakaran gunung Arca.(*)

Baca juga:  Angin Kencang Sapu Empat Rumah Warga di Parungkuda Sukabumi

Pos terkait