LINGKARPENA.ID | Komitmen mewujudkan Sukabumi Mubarokah tak berhenti pada jargon. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menjadikan sektor infrastruktur sebagai salah satu fondasi utama pembangunan pada Tahun Anggaran 2026.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, pemerintah daerah memfokuskan anggaran pada penguatan infrastruktur dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menegaskan bahwa perencanaan belanja infrastruktur telah disusun dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.
“Kami menyusun program berdasarkan kebutuhan masyarakat. Fokusnya adalah memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik,” ujar Uus.
Ia menjelaskan, prioritas pembangunan mencakup peningkatan kualitas jalan kabupaten, rehabilitasi dan pembangunan jembatan, hingga optimalisasi jaringan irigasi. Program tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih merata.
“Perbaikan jalan dan jembatan bukan sekadar proyek fisik, tetapi upaya memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian maupun perdagangan,” katanya.
Dengan wilayah yang luas dan karakter geografis yang beragam, Kabupaten Sukabumi membutuhkan infrastruktur yang kokoh dan berkesinambungan. Karena itu, pembangunan jalan penghubung antarwilayah menjadi perhatian serius.
Tak hanya itu, sektor pertanian juga mendapat dukungan melalui penguatan sistem irigasi. Menurut Uus, keberadaan jaringan irigasi yang baik sangat berpengaruh terhadap stabilitas produksi pangan.
“Irigasi yang terpelihara dengan baik akan menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah,” jelasnya.
Dalam struktur APBD 2026, total belanja daerah Kabupaten Sukabumi mencapai sekitar Rp4,065 triliun. Dinas PU memegang peranan strategis dalam mengelola anggaran infrastruktur dengan mengedepankan prinsip efisiensi, transparansi, serta keberlanjutan pembangunan.
“Pelaksanaan dilakukan secara bertahap dan terukur agar setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberi dampak maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan program, DPU juga terus membangun sinergi dengan DPRD serta perangkat daerah lainnya.
Ke depan, peran Dinas PU diharapkan semakin kuat sebagai motor pemerataan pembangunan. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah nyata mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mengokohkan visi Sukabumi Mubarokah pada 2026. (adv).






