LINGKARPENA.ID | Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Drs. Uus Firdaus, MM, menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Tingkat Menteri yang digelar secara virtual di Aula Mapolres Sukabumi, Senin (2/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimda, jajaran Polres Sukabumi, Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, anggota DPRD, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Rakor nasional bertema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” itu dipimpin langsung oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, dalam rangka mematangkan persiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026.
Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa seluruh jajaran harus memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat berjalan optimal pada 13–25 Maret 2026. Fokus pengamanan meliputi tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, hingga destinasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan.
“Operasi Ketupat harus dipersiapkan secara menyeluruh agar masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan rasa aman dan nyaman,” tegas Kapolri dalam sambutannya.
Ia juga menyoroti pentingnya strategi rekayasa lalu lintas, terutama di jalur tol dan arteri. Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari pengaturan arus, penempatan personel di titik rawan, hingga penerapan sistem one way dan contra flow secara bertahap sesuai kondisi di lapangan.
Selain itu, pembatasan kendaraan angkutan barang bersumbu tiga ke atas, pemberlakuan ganjil-genap, serta optimalisasi gardu tol menjadi bagian dari skema pengendalian arus. Petugas diinstruksikan melakukan sterilisasi jalur setidaknya dua jam sebelum rekayasa diberlakukan.
“Setiap tahapan harus dikuasai dengan baik, termasuk mitigasi bila terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan,” ujarnya.
Penguatan Pos Pengamanan (Pospam) dan posko terpadu juga menjadi perhatian, mengingat mobilitas masyarakat selama periode Lebaran diperkirakan meningkat tajam. Pengawasan terhadap pengemudi, termasuk pemeriksaan potensi pelanggaran seperti konsumsi alkohol, ditekankan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Lonjakan wisatawan ke sejumlah kawasan, seperti Puncak Bogor, turut menjadi sorotan. Aparat diminta menyiapkan skema pengaturan kendaraan, kantong parkir tambahan, serta tim evakuasi di lokasi rawan kemacetan.
Kapolri juga mengingatkan agar seluruh jajaran tetap waspada terhadap ancaman gangguan keamanan, termasuk potensi terorisme dan bencana alam di sejumlah wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kesiapan jalur alternatif serta penyampaian informasi kepada masyarakat secara masif menjadi bagian dari strategi mitigasi.
“Koordinasi lintas sektor sangat penting, mulai dari tahap pencegahan, penanganan saat kejadian, hingga proses pemulihan pascabencana,” ungkapnya.
Dalam rakor tersebut, pemerintah daerah juga didorong untuk aktif menjaga stabilitas harga bahan pokok serta memastikan distribusi logistik tetap lancar selama masa mudik dan perayaan Idulfitri.
Melalui partisipasi dalam rakor ini, Dinas PU Kabupaten Sukabumi menyatakan kesiapan mendukung kelancaran infrastruktur jalan dan sarana pendukung lainnya demi terwujudnya arus mudik yang tertib, aman, dan kondusif.( adv)






