LINGKARPENA.ID | Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cibadak pada Minggu sore menyebabkan terjadinya tanah longsor di Kampung Babakan Banten RT 02 RW 09, Desa Sukasirna. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.00 WIB dan mengakibatkan sebagian jalan lingkungan tergerus material longsoran pada Minggu (7/12).
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Daming Umbara, menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama.
“Kondisi tanah di lokasi memang cukup rawan. Hujan deras yang turun sejak sore membuat tebing sepanjang enam meter dan tinggi dua setengah meter itu tidak mampu menahan tekanan air,” ujarnya kepada lingkarpena.id Minggu (07/12/2025) sore.
Daming memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Meski demikian, warga tetap diingatkan untuk siaga karena hujan masih turun saat pemantauan dilakukan.
“Kami terus memonitor kondisi di lapangan dan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Potensi longsor susulan tetap harus diwaspadai,” katanya.
P2BK Cibadak bersama aparat Desa Sukasirna dan Babinsa telah melakukan assessment serta penanganan awal di lokasi kejadian. Untuk kebutuhan darurat, pihaknya merekomendasikan penyediaan karung plastik dan terpal guna memperkuat area yang tergerus.
Selain itu, pihak desa disarankan segera membuat Berita Acara Laporan Kejadian dan mengajukan permohonan bantuan resmi kepada BPBD Kabupaten Sukabumi.
“Koordinasi dengan semua pihak sudah dilakukan. Kami siap mendukung penanganan lebih lanjut agar kondisi cepat pulih dan aman bagi warga,” tambah Daming.






