LINGKARPENA.ID | Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, bersama UPTD PU wilayah Kecamatan Ciemas, Dadang Kuswara, meninjau lokasi longsor daerah irigasi Cimarinjung di wisata Curug Cimarinjung, Kampung Ciporeang, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, belum lama ini.
Menurut Ujang Sukardi, pengelola irigasi UPTD PU Wilayah Ciemas, menyampaikan, peristiwa longsor di Curug Cimarinjung itu terjadi pada November 2023 lalu.
Material longsoran yang berupa batu besar berasal dari tebing sebelah kanan Curug Cimarinjung dari ketinggian 30 meter. Kemudian batu itu menghantam pintu air irigasi dan mengakibatkan tangga irigasi hancur.
.
“Kemarin kami mendampingi pak Kadis untuk meninjau DI (daerah irigasi) Cimarinjung, dampak longsoran,” kata Ujang, Kepada awak media, Senin kemarin (13/5).
“Kalau pasokan air normal, hanya ada kerusakan pada coran tangga dan pintu irigasi. InsyaAllah akan segera diperbaiki. Pak Kadis meresponsnya,” singkat Ujang.
Sebelumnya beberapa pihak mengungkapkan bencana longsor ini harus menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan pengunjung dan infrastruktur karena di lokasi itu ada aliran irigasi.
Apalagi Curug Cimarinjung berada di kawasan Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp).






