Kejadian Luar Biasa 118 Orang Warga Ciracap Sukabumi Keracunan

Ratusan warga Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi, yang mengalami keracunan saat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Ciracap, Jumat (29/7/22).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Ratusan warga Kampung Ciceuri RT.012 /03, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mengalami keracunan dan ini merupakan Kejadian Luar Biasa (KLB), Jumat (29/07/2022).

Berdasarkan keterangan dari Kepala Puskesmas Ciracap, Kabupaten Sukabumi Nana Resna Rahayu, Amkeb.SKM.MM, mengatakan, peristiwa keracunan massal terjadi setelah dua warga Desa, Purwasedar menggelar syukuran atas kepulangannya dari ibadah haji.

Baca juga:  Menyoal Izin, 6 Perusahaan Tambang di Gunungguruh Sukabumi Gelar Rakor

Menurut Kapus syukuran yang digelar dikediaman dua warga Purwasedar dihadiri oleh ratusan orang warga Ciracap.

“Semuanya ada 118 yang mengalami keracunan. Mereka sebelumnya diberikan bingkisan berupa nasi kotak yang isinya Nasi, Ayam Goreng dan Mie Goreng di rumah H. Wansur beserta Isteri,” kata Nana kepada Lingkarpena.id saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca juga:  Dua Pencuri Domba di Wilayah Pajampangan Terancam 7 Tahun Penjara

Lanjut dia, diketahui peristiwa mulai diketahui pada hari Jumat (29/07/2022) sekira pukul 10.30 WIB. Pihak Puskesmas berawal menerima informasi ada sejumlah warga di Kampung Tangkolo, Saleman, Ciceuri Desa Purwasedar alami keracunan.

“Korban keracunan langsung ditangani Tim medis Puskesmas Ciracap. Jumlah korban sebanyak 118 orang,” jelasnya.

Lanjut Nana, untuk pasien keracunan sudah mendapat penanganan pihak medis. Untuk korban keracunan 4 orang dilarikan ke RSUD Jampangkulon dan 6 orang masih dirawat di Puskesmas Ciracap.

Baca juga:  Ramadan Musibah, Kios Bensin Eceran di Ciracap Sukabumi Terbakar, Ini Penyebabnya

“Semoga tidak ada penambahan korban lagi. Untuk korban yang sudah pulih sudah kembali pulang ke rumahnya masing-masing. Namun untuk 10 korban masih dalam penanganan medis Puskesmas dan Rumah Sakit Jampangkulon,” tambahnya.

Pos terkait