Keripik Pare, Oleh-oleh dari Geopark Ciletuh Spektakuler 2 Sukabumi

FOTO: Inilah penampakan Keripik Pare di Stand UMKM pada acara Geopark Ciletuh Spektakuler 2 yang digelar di Pantai Cikadal, Desa Mandrajaya Kecamatan Ciemas.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Salah satu stand UMKM yang menyita perhatian Bupati Sukabumi H. Marwan Hamammi, di acara Geopark Ciletuh Spektakuler 2, di Pantai Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, adalah stand Dapoer Sonhaz. Stand tersebut menyuguhkan berbagai olahan kuliner, termasuk keripik pare.

Salah satu kuliner yang menyita perhatian pengunjung adalah keripik pare. Di tangan Masropah (44), pare yang dikenal pahit setelah diolah menjadi cemilan yang disukai banyak kalangan termasuk anak anak.

Ide pembuatan keripik pare, kata Masropah, berawal saat pandemi covid tahun 2020. “Waktu itu saya jarang keluar rumah, karena memang sedang memuncaknya pandemi covid,” kenang Masropah.

Baca juga:  Harga Bahan Pokok di Kabupaten Sukabumi Minggu Pertama Desember 2025

Saya iseng iseng mengolah pare untuk dijadikan keripik. Dan ternyata anak anak kami yang semula tidak suka pare, setelah diolah jadi keripik malah ketagihan,” imbuhnya.

Sejak itu perempuan yang gemar memasak dan membuat kue ini bertekad menjadikan keripik pare sebagai olahan andalan dalam usahanya, sebelumnya ia hanya menjual aneka kue.

Kini di rumahnya, Kampung Tipar, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Masropah memiliki dua orang pekerja yang khusus membuat keripik pare.

“Alhamdulilah produksi kami terus berlanjut dan meningkat. Untuk pemasaran kami lakukan secara off line dan online,” ujarnya.

Baca juga:  Banjir Setinggi 1 Meter Rendam SDN Gunungsentul Sukabumi

Masropah ternyata bukan orang yang pelit ilmu. Buktinya ia mau berbagi resep cara pembuatan keripik pare yang renyah dan tahan lama.

“Saya gemar berbagi pengetahuan. Alhamdulilah saya tidak takut tersaingi jika ada yang membuat dan menjual keripik pare, soal rejeki itu Allah yang mengatur,” tandasnya.

Bahan :
800 g pare, buang bijinya, iris tipis
3 sdm garam kasar
1 l air
minyak goreng

Bumbu, Haluskan:
10 siung bawang putih
4 butir kemiri, sangrai
½ sdm ketumbar, sangrai
1 sdt garam

Lapisan Tepung:
350 g tepung beras
200 g tepung tapioka
650 ml air
½ sdt kaldu jamur

Baca juga:  BEM Faperta UMMI Gandeng Pemkab Sukabumi Lestarikan Ekosistem Pesisir Cikadal

Cara Membuat•45 menit
Rendam pare dengan air dan garam selama 30 menit, Kemudian cuci di bawah air mengalir, keringkan dengan tisu. Sisihkan.

Lapisan tepung: Aduk seluruh bahan lapisan tepung dengan bumbu halus hingga rata dan menjadi adonan yang licin.

Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan. Celupkan pare ke dalam adonan tepung, goreng secara bertahap hingga kuning kecokelatan, angkat, tiriskan.

Sajikan atau simpan dalam wadah bertutup rapat.

TIPS:
Agar tidak terlalu pahit, rendam pare dengan air mendidih selama 10 menit. Setelah itu cuci dengan air dingin, samb

Pos terkait