Komunitas Prabu Jalista SMKS PGRI 1 Kota Sukabumi Gelar “Jumsih” Gapura Panca Waluya

FOTO: Tim komunitas Prabu Jalista SMKS PGRI 1 Kota Sukabumi usai kegiatan bakti bersih sungai, Jumat (5/12).| dok: Hoer

LINGKARPENA.ID | Puluhan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS PGRI 1) Kota Sukabumi, menggelar aksi bakti bersih sungai, pada Jumat, 5 Desember 2025. Aksi ini merupakan realisasi program Gapura Panca Waluya yang diperkenalkan olrh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Aksi peduli lingkungan tersebut dilaksanakan di Sungai Cipoho (Cilubang) di Kampung Babakan Indah dan Babakan Baru RT 03-04/07 Citamiang perbatasan antara Kelurahan Citamiang-Cikondang, Kecamatan Citamiang.

Aksi peduli lingkungan ini mengusung tema “Pendidikan Lingkungan Hidup”. Terlibat dalam aksi bersih bersih dari unsur TNI Polri, Babinsa, Satpol PP Kelurahan, Bhabinkamtibmas serta warga masyarakat Babakan Indah dan Babakan Baru Kelurahan Citamiang.

FOTO: Aksi bakti sungai komunitas Prabu Jalista pelajar SMKS PGRI 1 Kota Sukabumi di sungai Cipoho, Kecamatan Citamiang, Jumat (5/12).| dok: hoer

Pelajar SMKS PGRI 1 Kota Sukabumi yang terlibat aksi bersih bersih lingkungan ini merupakan Komunitas Pecinta Lingkungan PRABU JALISTA (Pasukan Rawat Bumi Jaga Lingkungan Sekitar) yang komandoi langsung oleh Wakasek Kesiswaan Dadan Ahmad atau (Dale) akrabnya

Baca juga:  Ratusan Calon Siswa Mengikuti Daftar Ulang di SMKS PGRI 1 Kota Sukabumi

 

“Program bersih bersih ini menjadi agenda rutin sekolah sesuai arahan pak Gubernur Jawa Barat, Pak Dedi Mulyadi. Jadi komunitas Prabu Jalista, SMKS PGRI 1 Kota Sukabumi ini melakukan aksi setiap seminggu sekali (Jumsih),” jelas Dadan Ahmad kepada Lingkarpena.id Jumat (5/12).

 

Dale juga menegaskan, kedepan aksi Prabu Jalista SMKS PGRI 1 Kota Sukabumi ini akan dilaksanakan setiap per Tiga bulan sekali untuk lingkungan. Tentunya juga dilaksanakan secara bersama sama dengan warga masyarakat sekitar.

 

“Gapura Panca Waluya ini adalah konsep pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Sunda yang diperkenalkan oleh pak Gubernur Jawa Barat. Dan konsep ini menekankan lima nilai utama yaitu: Cageur (sehat), Bageur (baik), Bener (benar), Pinter (pintar) dan Singer (cepat/tanggap),” jelas Wakasek Kesiswaan SMKS PGRI 1 Kota Sukabumi.

Baca juga:  Pemeriksaan Kesehatan Gratis Tim Nakes TMMD Kodim 0607 Kota Sukabumi di Desa Cisarua

 

Lanjut Dadan Ahmad, tujuan dari Gapura Panca Waluya adalah untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan memiliki nilai luhur, serta siap menghadapi tantangan globalisasi masa depan.

 

“Jadi konsep ini diaplikasikan di berbagai sekolah di Jawa Barat dan menjadi landasan program pendidikan karakter daerah. Dan penghargaan bernama Anugerah Gapura Panca Waluya yang diberikan kepada satuan pendidikan yang berhasil menerapkan konsep ini,” sebut Dale.

 

Sementara Ketua RT 03/07 Citamiang Yana Suryana mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh komunitas Prabu Jalista pelajar SMKS PGRI 1 Kota Sukabumi ini.

Baca juga:  TMMD ke 119 Tahun 2024 Kodim 0607 Kota Sukabumi Dibuka

 

“Alhamdulillah, program pendidikan Provinsi Jawa Barat ini sangat bagus. Saya mewakili warga sangat mengapresiasi kegiatan anak – anak SMKS PGRI 1 Kota Sukabumi dengan program peduli lingkungan nya ini,” kata Yana (ketua rt 03/07) Citamiang.

 

Lanjut Yana, kerja bakti sebagai antisipasi banjir di lingkungan masyarakat Kampung Babakan tersebut begitu diapresiasi oleh warga masyarakat serta unsur Forkopimkel Citamiang yang turut serta hadir dan terlibat dalam kegiatan aksi bersih sungai SMKS PGRI 1 tersebut.

 

“Kegiatan ini sangat sangat bagus dan warga kami begitu mengapresiasi,” sambung ketua rt 03.

 

Kemudian sampah sampah yang terkumpul selanjutnya di angkut dengan menggunakan roda Cator (motor sampah ) milik pemerintah kelurahan dan kemudian di buang ke TPSS setempat.

Pos terkait