Koordinator BPP Kecamatan Sukabumi saat memberikan materi penyuluhan program YESS, selasa (09/11). [Foto: Aris Wanto]

Kordinator BPP Kecamatan Sukabumi Larang Oknum Dinas Jadi Peserta Program YESS

KABUPATEN SUKABUMI PERTANIAN

Lingkarpena.id, SUKABUMI – Kementerian Pertanian atau Kementan bekerja sama dengan Internasional Found for Agricultural Development (IFAD) melalui program Youth Enterpreneur Employment Support Services (YESS).

Program ini diluncurkan dan sudah berjalan sejak tahun 2019 lalu. Program juga bertujuan melahirkan wirausaha milenial di bidang pertanian.

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukabumi mengaplikasikan program YESS merupakan ketenagakerjaan bagi para pemuda di lingkungan pertanian. Hal itu dikatakan Koordinator BPP, Diat Sujatman, di Jalan Selabintana, kilometer 6 Kabupaten Sukabumi, Selasa, (09/11).

Baca juga:  Kapolres Motivasi Anak yang Alami Stunting dan Beri Bantuan Sembako

Menurut Sujatman, hal itu sebagai upaya dalam menyediakan regenerasi petani yang ada di Indonesia yang diperkirakan untuk 2063 Petani Indonesia itu disinyalir mulai punah.

“Indikator calon penerima manfaat (CPM) harus masuk kriteria. Pertama usia 17 sampai 38 tahun dan mempunyai nomor induk Kependudukan (NIK). Ya, sesuai daerah dan mempunyai penghasilan di bawah 1,5 juta, yang termasuk kategori pemuda,” terangnya.

Baca juga:  YLBI Peduli, Bantu Jompo Kader Teladan yang Terlupakan

Program YESS ini merupakan upaya untuk meningkatkan para kaum muda berwirausaha di bidang pertanian.

“Jika ada oknum Dinas yang sengaja memasukkan dan mengikutkan peserta yang tidak sesuai dengan persyaratan CPM di atas, maka pihaknya akan langsung mengeluarkan dari ruangan kegiatan tersebut,” tegasnya.

 

Reporter: Aris RAM
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan