Lansia Ditemukan Tewas di Bekas Areal Kebakaran Kebun di Surade

LINGKARPENA.ID | Warga Kampung Sunagar, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang lanjut usia (lansia) berjenis kelamin laki-laki di bekas areal kebakaran, Rabu (23/9/2026) malam.

 

Korban diketahui bernama Amir (90), warga setempat yang juga merupakan ayahanda Edi Sumarna, pengelola Ponpes Sirojul Ummah Sukabumi (Yassmi).

 

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Amir diketahui berangkat ke kebun miliknya yang berjarak sekitar 400 meter dari rumah pada Rabu pagi. Aktivitas tersebut merupakan rutinitas yang biasa dilakukan korban meskipun usianya sudah lanjut.

 

Keluarga pun tidak menyangka akan terjadi sesuatu karena korban memang kerap beraktivitas di kebun seorang diri.

Baca juga:  Akses Jalan Desa di Kecamatan Caringin Ambrol, Roda Empat Tak Bisa Lewat

 

Namun, hingga menjelang waktu magrib, Amir belum juga kembali ke rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga mulai khawatir. Edi bersama para santri, warga dan Linmas kemudian melakukan pencarian di sejumlah lokasi.

 

“Saya dan para santri dibantu warga juga Linmas mencari ke beberapa tempat, namun tak berhasil menemukan almarhum,” ujar Edi kepada Lingkarpena.id, Kamis (24/9/2026).

 

Pencarian kemudian kembali dilakukan dengan menyisir lokasi yang lebih jauh. Sekitar pukul 21.00 WIB, upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Amir ditemukan di sebuah lokasi yang sebelumnya merupakan areal terbakar.

Baca juga:  Rumah Ambruk dan Longsor di Parakansalak Sukabumi, Korban Jiwa?

 

Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telungkup dengan kondisi sekujur tubuh mengalami luka bakar.

 

Edi mengaku tidak menyangka jasad ayahnya berada di lokasi tersebut. Sebab, kawasan itu sebelumnya juga sempat disisir oleh keluarga dan warga saat melakukan pencarian.

 

“Tempat itu sebelumnya sempat kami sisir. Tapi kami tidak menyangka kalau almarhum berada di sana,” ungkapnya.

 

Edi menduga, sebelum kejadian, ayahnya tengah membersihkan kebun dengan cara membakar rerumputan. Namun, tiupan angin yang cukup kencang diduga membuat api membesar dan merambat.

Baca juga:  Remaja Putri Ditemukan Meninggal Tergantung di Curugkembar, Polisi Lakukan Penyelidikan

 

Diduga khawatir kobaran api menjalar ke kebun milik warga lainnya, Amir berusaha memadamkan api tersebut. Dalam kondisi tersebut, korban kemungkinan terjatuh hingga akhirnya masuk ke area yang terbakar.

 

Meski demikian, Edi mengaku menerima kejadian tersebut sebagai sebuah takdir.

 

“Bagaimanapun ini sudah menjadi takdir. Kami menerima dengan ikhlas dan semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tuturnya.

 

Jenazah Amir kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) setempat dan dikebumikan oleh pihak keluarga bersama warga.

Pos terkait