LINGKARPENA.ID | Guyuran hujan disertai angin kencang pada Senin (11/11/2024) menyebabkan bencana alam longsor di Kampung Tegalbaru RT 14/05, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.
Tebing setinggi 15 meter dan lebar 8 meter longsor menimpa sebuah mobil jenis pickup bak milik warga. Selain itu material longsoran menutup jalan kabupaten, penghubung Desa Sukamaju dan Desa Cipetir.
“Selain menutup jalan dan menimbun kendaraan, material longsoran juga menutup saluran air irigasi Cibodas, dalam kejadian tersebut ,tidak ada korban jiwa,” kata Saripudin P2BK Kadudampit, Kabupaten Sukabumi kepada lingkar pena.id Selasa (12/11).
P2BK Kadudampit mendapat laporan tersebut segera melakukan koordinasi dengan Perangkat Desa, Kecamatan, Danposramil, juga Kapolsek Kadudampit guna melakukan assesment kelokasi kejadian dan memberikan himbauan kepada warga untuk tetap waspada.
Sementara dikatakan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Medi Abdul Hakim, usai menerima laporan dari warga, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi bencana.
“Untuk yang terdampak yakni jalan sudah mulai terbuka lagi cuma dikhawatirkan ada longsor susulan. Apalagi jika hujan turun,” kata Medi kepada awak media.
Diakui Medi, selama proses evakuasi pihaknya mengalami beberapa kendala. Dan untuk penanganan sementara, jalan yang tertimbun material longsoran menjadi prioritas. Sedangkan untuk mengevakuasi mobil yang tertimbun longsor, menunggu alat berat.
“Untuk mengevakuasi mobil yang tertimbun material longsoran itu kita memerlukan alat berat,” ujarnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada akan adanya longsor susulan. Apalagi mengingat kondisi saat ini mulai memasuki musim penghujan.
“Untuk sementara karena dalam situasi gelap kita belum bisa memastikan akan seperti apa (penanganan tebing) cuma kita mengimbau kepada warga untuk berhati-hati karena di atas itu masih ada pohon bambu,” tutupnya.






