LINGKARPENA.ID | Bencana alam kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kecamatan Simpenan, mengakibatkan terjadi bencana longsor di Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, pada Jumat 22 November 2024, sekira pukul 05.00 WIB.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi mengatakan, “Bencana alam longsor tersebut tepatnya terjadi di Kampung Cipicung RT13/003, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan,” ujar Dandi kepada Lingkar Pena.id Jumat (22/11/2024).
Dendi mengungkapkan kronologis kejadian tersebut. Menurutnya, pada Kamis 21 November 2024 sore, sekira pukul 16.00 WIB terjadi cuaca ekstrim di wilayah Kecamatan Simpenan, mengakibatkan tebing di ruas jalan Mekar Asih mengalami longsor dan menutup jalan utama ruas Bagbagan – Mekarasih.
“Akibat longsor tebing setinggi 25 meter dan tinggi longsoran 2 meter serta lebar 7 meter, akibatnya aktivitas pengguna jalan baik pejalan kaki maupun kendaraan terganggu,” tandas Dendi.
Penangan sementara di lakukan oleh masyarakat sekitar secara gotong royong, membersihkan material longsoran, menggunakan peralatan seadanya.
Bencana longsor itu pun menggerus sebagian lahan milik SD Negeri 2 Cibuntu, Kecamatan Simpenan. Longsor tersebut tepatnya terjadi pada tanggul penahan tanah di samping ruang kelas VI. Tinggi longsoran sekitar 6 meter dan lebar 6 meter.
“Alhamdulilah kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir sekitar Rp 100 juta,” ujar Dendi.
Upaya yang dilakukan P2BK Simpenan, melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan Satpol PP untuk melakukan asseament ke lapangan.






