LSM Dampal Jurig Bantu Korban Kebakaran di Sukabumi

FOTO: Ketua LSM Dampal Jurig Irvan Azis saat memberikan bantuan kepada dua korban kebakaran rumah di Kecamatan Kadudampit Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Dua warga korban kebakaran di Kampung Cipokel RT 19/05, Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (27/9/2024 ) kemarin, mendapat bantuan paket sembako dan pakaian serta peralatan ibadah.

Bantuan tersebut diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi dan Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Dampal Jurig, diserahkan langsung oleh Ketuanya, Irvan Azis.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi dan LSM Dampal Jurig yang telah memberikan bantuan ini. Semoga apa diberikan menjadi ladang pahala,” ujar Cecep Abdul Wahid.

Baca juga:  TMMD Ke 125 Kodim 0622 Dibuka, Bupati: Manifestasi Nyata dan Komitmen Bersama Membangun Desa

Hal demikian diucap pula oleh korban lainnya, Ibu Neneng ( 45 ), yang rumahnya mengalami rusak parah.” Alhamdulilah saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi,juga LSM Dampal Jurig,” ujarnya.

Informasi didapat, Cecep Abdul Wahid dan Neneng diketahui sebagai tenaga pengajar di TPA Al-Junaediyah Cipokel, Kadudampit.

“Alhamdulilah kami hari ini bisa berbagi dengan sesama. Meskipun nilainya tak seberapa, kami berharap bisa bermanfaat,” kata Irvan Azis

Baca juga:  JTM DPC Tegalbuleud Galang Donasi Untuk Korban Kebakaran

Irvan Azis menjelaskan bahwa bantuan tersebut dibeli dari iuran anggota LSM Dampal Jurig. Dan kata dia, pihaknya saat ini sedang mencari rekanan untuk berkolaborasi dalam perbaikan kedua rumah tersebut.

Diketahui, dua rumah warga Kampung Cipokel RT 19/05, Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, terbakar hebat pada Selasa ( 24/9/2024 ), sekira pukul 07.20 WIB.

Baca juga:  Viral, Bocah Tangguh Penjual Es Mambo Sukabumi dan Kehidupannya, Kodim 0607 Gerak Cepat

Akibat kejadian tersebut satu rumah rata dengan tanah, dan satu lagi mengalami kerusakan sedang. Akibat kejadian tersebut warga atas nama Neneng harus dievakuasi ke rumah saudaranya.

Pos terkait