Viral, Bocah Tangguh Penjual Es Mambo Sukabumi dan Kehidupannya, Kodim 0607 Gerak Cepat

Inilah sosok Intan si Bocah SD yang viral dan keluarga saat dikunjungi Pasilog Kodim 0607 dan Forkopimcam Cibadak.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Petugas dari Komando Distrik Militer Kodim 0607 Kota Sukabumi dengan gerak cepat melakukan pendalaman terkait sebuah informasi yang sempat viral di salah satu berita Online dengan judul; “Intan Si Bocah Tangguh dari Sukabumi”. Itu tersiar pada hari Jumat tanggal 08 Maret 2024.

Petugas langsung menuju Rumah Emak Ebet, Ibu kandung dari Ibu Erna yang merupakan orang tua dari Intan Fuji Astuti Bahtiar. Lokasi tersebut terletak  di Kampung Nyalindung, RT 01/07, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Mewakili Dandim, Lettu Arm Andriyono, Pasilog Kodim 0607/Kota Sukabumi langsung meakukan pendalaman dan menyambangi rumah Intan Si Bocah Tangguh dari Sukabumi, pada Sabtu (9/03/24).

Berbekal informasi dari keterangan yang didapat, Pasilog Kodim 0607 sampai ke kediaman Intan. Diketahui rumah Emak Ebet, (Nenek Intan) berada di lahan HGU milik PTPN III KSO PTPN VII.

Baca juga:  Sambut Lebaran, Kodim 0607 Kota Sukabumi Gelar Bazar Murah Ramadan

Menurut Lettu Arm Andriyono, Bu Erna dan anaknya Intan Fuji Astuti Bahtiar berkegiatan dan tinggal di rumah milik Mak Ebet. Namun, jika malam hari mereka tinggal di Rumah Bedeng milik PT. Amarta yang berjarak kurang lebih  ± 100 meter.

“Jika sekolah, Intan ini harus berjalan kaki menempuh jarak ± 2 KM dari rumahnya ke SDN Malingut. Nah, di lingkungan sekolah ini Intan menjual Es Mambo milik Pak Yandi/Pa Uci guru sekolah dan lanjut berjualan sepulang sekolah,” ujar Lettu Arm Andriyono.

Diceritakan Pasilog Kodim 0607, Intan merupakan anak ke 4 dari pasangan Alm. Hasan Bahtiar dan Erna. Sementara saudara kandung Intan ke 3 Galih Purnama Alam Bahtiar, ada yang sudah berkeluarga dan tinggal dengan keluarganya.

Baca juga:  Dandim 0607 Beri Wawasan Kebangsaan bagi Pelajar dan Pemuda di Kecamatan Cidahu

“Di rumah yang mereka tinggal tidak ada aliran listrik. Mereka menggunakan lampu Sumbu dan di rumah emak Ebet menggunakan lampu emergency dari tenaga Surya,” tutur Andriyono.

Dijelaskan Pasilog, Rumah tinggal Emak Ebet pernah diberikan bantuan rehab rumah dari Pemdes Warnajati yang dilaksanakan pada bulan Mei 2023 lalu. Namun rumah tersebut tidak tersentuh program rutilahu dari pemerintah daerah dikarenakan kepemilikan dan lokasinya milik lahan HGU milik PTPN III KSO PTPN VIII.

“Ya dari informasi yang tersiar itu kita ambil hikmah dan positifnya ya. Jadi mendatangkan bantuan dari beberapa sumber dan instansi, baik berupa bantuan materil dan logistik. Sedangkan negatifnya banyak tanggapan kecemburuan sosial dari warga sekitar yang memiliki kondisi yang sama,” ujar Psilog ini.

Baca juga:  Saat Dampingi Mensos RI, Wabup Iyos Tekankan Pentingnya Mitigasi Kesiapsiagaan Bencana

Lettu Arm Andriyanto menambahkan, dari beberapa instansi dan relawan sudah ada yang memberikan bantuan, diantaranya gotong royong perbaikan rumah secara swadaya oleh pemdes Warnajati bersama linmas dan Babinsa.

“Ya kami juga turut memberikan bantuan berupa sembako, pakaian, sepatu dan perlengkapan sekolah untuk dek Intan,” pungkas Lettu Arm Andriyono, Pasilog Kodim 0607/Kota Sukabumi ini.

Turut hadiri dalam kesempatan itu Yudi, Kasi Kesos Pemdes Warnajati, Serda Wanto Babinsa Ramil 0607-11/Cibadak, Lani Susilawati, Ketua RT 04/02 Desa Warnajati dan sejumlah Kader Desa Warnajati.**

Pos terkait