LINGKARPENA.ID – Puluhan Mahasiswa magang dari berbagai Universitas di Indonesia, kunjungi kampung film Adhyaksa Kamis 10 Februari 2022 kemarin. Sebab Kampung tersebut sebagai salah satu Kampung digital pertama yang berada di Kampung Pondok Tisuk, Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Kunjungan mahasiswa tersebut, dalam rangka mengikuti program Magang bersertifikat Kampus Merdeka dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia. Hal itu guna mengali potensi Desa Wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi.
“Kegiatan mahasiswa ini, kebetulan di lokuskan di tiga desa wisata yang ada di,Kabupaten Sukabumi. Diantaranya yaitu Desa Wisata Cisande, Kecamatan Cicantayan, Desa Wisata Kampung Lahang, Gunung Gede Pangranggo, Kadudampit dan Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran. Ini guna mengali potensi desa, dalam meningkatkan kearifan lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berada di beberapa desa wisata di Kabupaten Sukabumi ini,” ungkap Maman Surahman, Ketua Kelompok Sadar Wisata atau (Pokdarwis) Desa Cisande.
Menurutnya, kunjungan mahasiswa ke kampung film berbasis kawasan yang ada di Desa Ciheulangtonggoh ini, tentu saja sangat bermanfaat bagi para mahasiswa dengan melihat secara langsung proses di kampung film sekaligus dapat menimba ilmu di kampung digital ini.
“Tentu banyak ilmu yang sangat bermanfaat bagi kami di kampung film ini. Sekaligus sebagai ajang silaturahmi,” timpal Kiki, salah satu mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret Solo, Jawa Tengah.
Sementara Itu di tempat yang sama, Wilda Topan selaku pengagas Kampung Flim mengatakan, kunjungan mahasiswa pilihan dari berbagai Universitas yang ada di indonesia ini, tentu saja memberikan makna tersendiri di kampung film ini.
“Kampung film ini terbuka bagi siapa saja yang mau berkunjung ke sini. Kami menyambut baik kedatangan mereka. Di sini mereka bisa mengenal lebih dekat seperti apa potensi yang ada di kampung film berbasis kawasan yang ada di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
Lebih jauh Wilda menyampaikan, “Di sini mereka bisa berbaur dan belajar dengan masyarakat bagaimana caranya bisa membangun kekuatan film dan budaya kesenian tradisional. Ya tentunya yang ada di kampung film ini. Jadi mereka bisa belajar banyak di kampung film ini. Semoga bermanfaat bagi mereka nanti,” pungkasnya.






