LINGKARPENA.ID – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi menutup pembinaan kemandirian pelatihan merangkai bunga dan bouque. Pelatihan selama 6 hari tersebut digelar di Lapas Kelas IIB Sukabumi, Jalan Lettu Bakri, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Pembinaan kemandirian pelatihan merangkai bunga tersebut Lapas Kelas IIB Sukabumi bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Sukabumi dan Lembaga Pelatihan Khusus (LPK) Badami serta Aluo Florist Sukabumi. Kegiatan dimulai pada Sabtu (28/05/2022) lalu.
Dalam acara penutupan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Sukabumi, Christo Victor Nixon Toar, beserta Kasie dan jajarannya, serta dihadiri juga oleh Ketua dari LPK Badami dan Alul Florist, Ibu Titi Awati dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19.
Kapalas Kelas IIB Sukabumi, Christo Vibtor Nixon sebelumnya pelatihan ini diikuti oleh 20 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dilaksanakan selama 6 hari dengan metode praktek dan teori oleh instruktur LPK Badami dan Alul Florist.
“Pelatihan merangkai bunga dan bouquet ini dipilih karena tingginya market permintaan karangan bunga dan bouqet di Sukabumi dan juga merupakan peluang usaha baru yang menjajikan bagi wargabinaan setelah bebas nanti, olehkarena itu pelatihan merangkai bunga dan bouquet menjadi pilihan sebagai salahsatu program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi,” kata Christo kepada Lingkarpena.id Selasa, (31/05/2022).
Kepala Lapas Sukabumi berharap dengan adanya pembinaan kemandirian pelatihan merangkai bunga dan bouquet ini wargabinaan bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan dapat menjadi bekal ketika bebas nanti dari Lapas kelas IIB Sukabumi.” pungkasnya.






